Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

Operasi Hydrocephalus RS. RST DD

Bayi mungil bernama Nadine Kaisya Syakira (8 bulan) putri pertama dari pasangan Udin Arsudin,26 dan Rini Rahayu,20. Kondisi yang telah melemahkan nadine  menghabiskan hari-harinya dirawat oleh ayah dan ibunya di rumah merka di Kp.Setu Jasinga Bogor, Jawa Barat.

Rini Rahayu adalah orang tua Nadin yang tengah dioperasi karena mengidap penyakit hydrocephalus, yaitu penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak  (cairan serebro spinal). Rini sapaan akrabnya yang asli warga Kampung Setu ini menceritakan, semasa kandungan ia tidak pernah mengalami hal yang aneh-aneh. Proses persalinannya pun berjalan lancar tanpa halangan.

Saat usianya baru dua bulan, Nadin menderita demam tinggi dan kejang-kejang. Rini pun langsung membawa putri kesayangannya itu ke salah satu Rumah Sakit pemerintah di kawasan Cibinong, Bogor. Di rumah sakit inilah ia baru tahu kalau Nadin mengidap Hidrosefalus. ” Saya tahu bahwa Allah mengutus Nadin kepada kami untuk merawatnya dengan sepenuh hati dan menerima karunia yang Allah berikan kepada saya dan suami saya.” Ungkapanya. Setelah delapan hari Nadin dirawat di rumah sakit itu, ia pun disarankan seorang dokter tersebut untuk ke Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa karena dirinya termasuk keluarga tidak mampu.

Setelah menjadi member RST, Nadin pun dirujuk ke RSCM untuk mendapat tindakan lebih lanjut. Saat itu RST memang belum memiliki pelatan kesehatan yang memadai untuk merawat dan mengoperasi Nadin. Lima bulan lebih Rini bolak-balik membawa Nadin ke RSCM. Ia pun sudah mendapat jadwal operasi saat usia Nadin 5 bulan. Namun, hingga tiba waktunya Nadin tidak juga dioperasi. “Dua kali dapat jadwal, tapi selalu batal,” ungkap Rini.

Mentok di RSCM, ia pun disarankan ke RS di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Namun, ia harus mengulangi proses dari awal yang cukup berbelit. Syukurnya, salah satu dokter di RSCM mengenal RST. Ia pun kembali dirujuk ke RST. Alhamdulillah, RST sudah memiliki peralatan medis yang memadai untuk melakukan operasi.

Perlu diketahui, Nadin adalah pasien pertama yang menjalani tindakan operasi besar di RST pada Sabtu (15/12). Selain Nadin ada satu pasien hidrosefalus lainnya yang juga dioperasi pada hari itu.

Rini pun akhirnya dapat kembali tersenyum manakala Nadine dipindahkan ke ruang High Care Unit (HCU) RST setelah operasinya berjalan lancar. Ia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada semua donatur RST Dompet Dhuafa, serta tim dokter, perawat dan semua pihak yang telah membantunya sehingga Nadin dapat dioperasi. “Saya sangat senang karena akhirnya Nadine dapat dioperasi,” ungkapan bahagianya.

Nadine
Proses Pembersihan Rambut

3,991 total views, 6 views today