Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

TERIMA KASIH DAN PUAS DENGAN LAYANAN RST

RST News –  “Bagaimanapun kondisi saya, suami saya tetap Sabar ,“ itulah kata yang terlontar dari Nani Febriani (37), salah seorang pasien penderita tumor ganas pada punggung kaki sebelah kanan saat menceritakan kedaan yang dialaminya.

Mungkin banyak orang akan terkagum-kagum dengan pernyataan ini, apalagi jika kondisi istri dalam keadaan memprihatinkan, tapi tidak bagi Nani sapaan akrabnya, perempuan yang beralamat di Dusun Bakan Bandung RT.03 Rw.06 Desa Situraja Kecamatan Situraja Kabubaten Sumedang Jawa Barat. Dan ia menganggap kalimat  tadi lumrah adanya, walaupun memang kondisinya saat  ini membutuhkan perhatian ekstra dari orang-orang yang terdekat terutama sang suami yang bernama Engkus Kustiawan (41) salah satu anggota dari BMT Al Amanah Situraja Sumedang.

Nani menceritakan, walau begitu sang suami bukan berarti diam saja bersabar melihat kondisinya sakit. Ia berusaha mencari segala solusi cara agar dirinya lekas mendapatkan pelayanan kesehatan, apalagi melihat kondisi kakiya yang semakin membengkak besar karena penyakit Tumor yang dideritanya.

Nani sebelumnya sudah melakukan pengobatan dan operasi sebanyak dua kali dengan menggunakan fasilitas JPKMM (Jamkesda) di RSUD Sumedang, namun setiap habis operasi, penyakit yang dideritanya malah tumbuh lebih besar lagi. Atas saran atau rujukan dari RSUD Sumedang maka dibawalah Nani oleh suaminya dengan modal dari mertua dan para donator dari warga RW.06 Desa Situraja dan BMT Al Amanah ke RSHS Bandung dan diberi jadwal operasi yang memakan waktu hingga 6 bulan lamanya.

“Bagai disambar petir disiang bolong saya mendengarnya setelah putusan tim dokter RSHS Bandung memutuskan untuk mengamputasi bagian depan kaki istri saya.” Jelas Engkus. Walau dengan hati sangat berat dan dilematis, engkus akhirnya mengijinkan tim dokter dalam tindakan yang akan dilakukannya.

Ia hampir pasrah dan menyerah pada keadaan, namun akhirnya berkat kesabarannya itu, nasib baik masih dapat diraihnya. Setelah beberapa hari dari pelaksanan operasi dan dengan kondisi ekonomi yang sangat minim, engkus bertemu dan diajak oleh pak Oday ke Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa untuk mengajukan kememberan dan bantuan dana yang belum terbayarkan dari sisa-sisanya.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur kepada Allah SWT, yang telah membukakan pintu jalan keluar melalui RST Dompet Dhuafa dalam membantu biaya operasi istri tercinta, benar-benar saya sangat terbantu sekali dan disamping ia juga merasa puas dengan pelayanan yang diterimanya saat ke RST Dompet Dhuafa” Ungkap Engkus. (MFR)

2,022 total views, 1 views today