Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

COCXITIS MEMBUAT NOVI (MANTAN BMI HONGKONG) TAK BERDAYA

Titin Noviani (30) mantan Buruh Migran Indonesia (BMI) Hongkong ini sudah hampir dua bulan terkulai lemah di ruang rawat inap wanita Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa. Titin Noviani atau yang akrab disapa Novi didiagnosa menderita penyakit Cocxitis Bilateral (Radang Pada Tulang Sendi Coxae). Menurut keterangan Novi, penyakit Cocxitis tersebut disebabkan karena ia jatuh didorong oleh temannya pada saat ia bekerja sebagai BMI di Hongkong. Novi merupakan seorang BMI yang pernah bekerja  di Singapura dan yang terakhir di Hongkong. Ia menjadi BMI di Singapura selama 3 tahun, yaitu dari tahun 2007-2010. Kemudian pada tahun 2010, ia pindah menjadi BMI di Hongkong  sampai akhirnya peristiwa itu terjadi dan mengharuskan Novi untuk kembali pulang ke Indonesia untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sebetulnya, menjadi BMI bukan merupakan pilihan hidup Novi. Wanita yang selepas SMA sempat melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi program Diploma 2 ini mengaku, bahwa ia ingin menjadi BMI karena tergiur dengan gaji yang dihasilkan. Selain itu ia juga senang karena dapat mempelajari berbagai bahasa negara lain.

Penyakit Cocxitis yang diderita Novi membuat pola jalannya tidak sempurna dan apabila berjalan maka akan dirasakan sakit pada daerah panggul. Novi telah menjalani sesi fisioterapi di RST Dompet Dhuafa selama beberapa kali namun setelah dilihat ternyata tidak terdapat perubahan yang terlalu jauh, sehingga akhirnya dokter menyarankan untuk melakukan rontgen pelvis untuk melihat kondisi tulang Novi. Dari hasil rontgen didapatkan bahwa terjadi perlengketan antara tulang paha dan tulang panggul sehingga membatasi gerakan dan dirasakan nyeri yang berlebihan pada saat berjalan.

Berdasarkan keterangan dari dokter Sp.Orthopedia di RST Dompet Dhuafa, Novi disarankan untuk dilakukan tindakan Hip Joint Replacement dikarenakan berdasarkan pertimbangan beliau bahwa persendian panggul sudah terjadi perlengketan dan dikhawatirkan memerlukan tindakan yang lebih invasive.

Sebagai pembanding dari pertimbangan tersebut, kondisi Novi pun dikonsultasikan kembali ke dokter Sp.Rehabilitasi Medik di RS Fatmawati dan dinyatakan berdasarkan nyeri yang dialami tidak akan berkurang hanya dengan fisioterapi, maka dari dokter Sp.Rehabilitasi Medik RS Fatmawati menyatakan mendukung rencana tindakan Total Hip Joint Replacement. Tindakan Total Hip Joint Replacement ini diambil mengingat usia Novi yang masih produktif dan diharapkan dapat bekerja kembali karena Novi merupakan tulang punggung keluarga. Prediksi biaya tindakan operasi dan penggunaan alat operasi Total Hip Joint Replacement tersebut diperkirakan ± Rp 78.000.000,00. (Tujuh Puluh Delapan Juta Rupiah) (tie)

Kami menggugah hati Anda untuk membantu kesembuhan Titin Noviani

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BCA Cab. Pondok Indah 237.304.5454)

Zakat (Bank Mandiri 101.000.5555.469)

Wakaf (Bank Syariah Mandiri 004.013.8118)

2,918 total views, 1 views today