Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

SEBUAH KURSI RODA UNTUK HADI

Pria kelahiran tahun 1968 ini bernama Hadi. Ia sudah 14 hari berada di Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa (dirawat sejak tanggal 28 Mei 2013) dan terlihat terkulai lemah saat kami temui di ruang Ash-Shobur (Ruang Rawat Inap Post Operasi) RST Dompet Dhuafa.

Berdasarkan diagnosa dokter, Hadi menderita penyakit Fraktur Kompresi Th XI. 

Menurut keterangan Hadi, ia sudah menderita penyakit tersebut selama dua tahun yang awal mulanya disebabkan karena ia jatuh saat sedang mencari kayu bakar di sekitar rumahnya.

“Waktu itu saya sedang mencari kayu bakar untuk di rumah, baru berjalan selang dua rumah tiba-tiba saya terpeleset dan jatuh ke jurang dengan ketinggian 2 meter. “ ungkap Hadi.

“Setelah terjatuh saya pingsan dan baru sepuluh menit kemudian ada yang menolong,” tambahnya.

Setelah peristiwa itu, Hadi mengungkapkan bahwa ia merasakan nyeri pada kedua kakinya dan ia tidak bisa menggerakan kedua kakinya. Ia pun hanya melakukan pengobatan dengan dipijit oleh tukang pijit di kampungnya. Namun ternyata setelah dipijit tidak terdapat perubahan yang signifikan, ia tetap tidak bisa berjalan.

“Setelah terjatuh saya hanya dipijit oleh tukang pijit di dekat rumah, tapi setelah dipijit ternyata tidak ada perubahan, akhirnya tetangga membawa saya ke RSUD Leuwiliang, Bogor. “ungkap Hadi.

“Disana saya diperiksa dan diberitahu oleh dokter, bahwa katanya tulang ekor saya remuk, itu yang menyebabkan saya kesulitan berjalan,” tambahnya.

Karena keterbatasan biaya akhirnya Hadi tidak sempat mendapatkan perawatan di RSUD Leuwiliang, Bogor dan langsung dibawa pulang oleh keluarganya untuk dirawat di rumah. Selama kurang lebih dua tahun Hadi hanya bisa terbaring di tempat tidur karena penyakit yang dideritanya sampai pada akhirnya berkat pertolongan dari seseorang akhirnya ia bisa dibawa ke RST Dompet Dhuafa dan mendapatkan perawatan.

Kondisi Hadi sendiri saat masuk ke RST Dompet Dhuafa adalah ia merasa nyeri di tulang belakang dan kedua kakinya tidak bisa digerakan. Melihat kondisi Hadi dan merujuk dari hasil diagnosa, akhirnya dokter spesialis tulang (Sp.Orthopedia) mengambil tindakan operasi untuk Hadi.

Pasca dilakukannya operasi di RST Dompet Dhuafa, kondisi fraktur dapat diatasi, nyeri di tulang belakang Hadi pun berkurang dan saat ini ia dapat duduk tapi tidak bisa terlalu lama. Namun pasca dilakukannya operasi ternyata ditemukan kerusakan permanen pada daerah sumsum tulang belakang Hadi. Berdasarkan hal tersebut maka kondisi permanen yang akan dihadapi oleh Hadi adalah kesulitan menggerakan kedua kakinya.

Pria yang memiliki lima orang anak ini merasa sangat sedih melihat kondisinya sekarang. Ia tidak bisa lagi bekerja sebagai buruh serabutan seperti sebelumnya. Selama kurang lebih dua tahun ini ia hanya dapat mengandalkan penghasilan istrinya yang tidak seberapa sebagai kuli cuci dan buruh serabutan untuk biaya hidup sehari-hari.

”Rasanya pasti sedih karena bapak enggak bisa ngapa-ngapain, cuma bisa tiduran. Segalanya dari mulai pake baju dan bersih-bersih juga diurusin sama istri atau anak. Apalagi kalau anak yang paling kecil minta uang buat jajan, keseringan enggak dikasih karena buat makan aja pas-pasan bahkan kadang saya dan istri rela enggak makan karena jatah makanannya dikasih ke anak-anak,”ungkap Hadi.

Sehubungan dengan kondisi kesehatan Hadi yang secara permanen tidak bisa menggerakan kakinya kembali, maka untuk mobilisasinya di rumah, Hadi sangat membutuhkan sebuah kursi roda karena tanpa kursi roda Hadi hanya bisa mengeser tubuhnya di lantai dengan cara menyeret seperti yang telah ia lakukan di rumah sebelum dibawa ke RST Dompet Dhuafa.

Walaupun Hadi tidak bisa lagi produktif mencari nafkah seperti dulu, namun setidaknya dengan bantuan kursi roda, Hadi dapat beraktivitas secara lebih baik dan memungkinkan ia untuk dapat mengerjakan sesuatu yang sekiranya dapat memberikan tambahan penghasilan untuk keluarganya. (tie/yhm)

Kami menggugah hati Anda untuk membantu Hadi

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BCA Cab. Pondok Indah 237.304.5454)

Zakat (Bank Mandiri 101.000.5555.469)

Wakaf (Bank Syariah Mandiri 004.013.8118)

2,183 total views, 1 views today