Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

SAKIT MEMBUAT NURHAYATI DITERLANTARKAN

Parung-Bogor. Perempuan paruh baya ini sedang berada di atas tempat tidurnya dan terlihat sedang menunduk ke bawah sambil terkadang menggumam sendiri saat kami menemuinya di ruang rawat inap dewasa wanita Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa. Nurhayati (39) merupakan pasien terlantar yang dibawa oleh majikannya ke RST Dompet Dhuafa pada tanggal 03 Juli 2013.

Nurhayati merupakan seorang pembantu rumah tangga serabutan yang ditemukan dalam keadaan sakit di kontrakan oleh majikannya. Saat ditemukan sakit, dikarenakan Nurhayati tidak memiliki keluarga yang dapat merawatnya, maka majikannya sempat membawa Nurhayati ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor. Dari Dinsos Kabupaten Bogor, menyarankan kepada majikannya agar Nurhayati dibawa ke RST Dompet Dhuafa untuk mendapatkan pengobatan.

Saat dibawa ke RST Dompet Dhuafa, Nurhayati langsung masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan mendapatkan pemeriksanaan oleh dokter. Setelah mendapatkan pemeriksaan oleh dokter, ternyata Nurhayati didiagnosa menderita kemungkinan stroke bagian badan sebelah kanan dan psikosomatis.

Setelah mendapatkan tindakan awal di IGD, Nurhayati pun dipindahkan ke rawat inap dewasa wanita untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Berdasarkan keterangan perawat, selama mendapatkan perawatan di ruang rawat inap wanita RST Dompet Dhuafa pasien tidak kooperatif, pasien tidak bisa bicara dengan jelas, pasien hanya berdiam diri, tidak mau makan, tidak mau minum, serta tidak mau minum obat. Pasien pun buang air kecil dan buang air besar di tempat tidur. Pasien juga sering terlihat gelisah dan suka berkeliling di atas tempat tidurnya.

Melihat perilaku yang ditunjukan oleh Nurhayati, akhirnya RST Dompet Dhuafa pun merujuk Nurhayati ke RS. Marzuki Mahdi di Bogor. Disana Nurhayati pun dikonsultasikan di poliklinik kejiwaan dan didapatkan hasil bahwa ia hanya mengalami gangguan saraf yang pemicunya disebabkan oleh penyakit stroke yang dideritanya. Karena tidak terindikasi mengalami gangguan kejiwaan, akhirnya Nurhayati pun dipulangkan kembali ke RST Dompet Dhuafa.

Setelah dibawa kembali ke RST Dompet Dhuafa, semakin hari keadaan Nurhayati pun semakin membaik sehingga ia diperbolehkan untuk rawat jalan, namun karena tidak memiliki keluarga akhirnya Nurhayati pun untuk sementara tetap berada di RST.

Berdasarkan keterangan dari majikan Nurhayati, Nurhayati sebetulnya memiliki suami, namun setelah dihubungi oleh RST Dompet Dhuafa, suami Nurhayati menyatakan sudah tidak ada hubungan lagi dengan Nurhayati (cerai) sehingga ia pun menolak untuk menampung Nurhayati di rumahnya karena ia telah berkeluarga kembali.

Akhirnya, karena memang tidak ada sanak keluarga yang dapat menampung Nurhayati, RST Dompet Dhuafa pun menghubungi Dinsos Kabupaten Bogor untuk meminta bantuan agar Nurhayati dapat dijemput dan mendapatkan tempat tinggal, namun dari pihak Dinsos Kabupaten Bogor menolak untuk menindaklanjuti karena KTP Nurhayati adalah KTP Kota Bogor.

Tak putus asa, RST Dompet Dhuafa pun menghubungi Dinsos Kota Bogor. Setelah menghubungi Dinsos Kota Bogor, pihak Dinsos Kota Bogor pun mengabarkan bahwa mereka sedang mensurvei lokasi tempat tinggal Nurhayati dan didapatkan hasil bahwa Nurhayati tidak terdata sebagai warga di tempat tersebut. Karena tidak terdata sebagai warga di tempat tersebut awalnya Dinsos Kota Bogor menolak untuk menjemput Nurhayati.

Kemudian RST Dompet Dhuafa akhirnya menghubungi Wakil Walikota Bogor dan mendapat arahan untuk menghubungi Kepala Dinsos Kota Bogor, tidak lama kemudian perwakilan dari Dinsos Kota Bogor pun datang untuk melihat Nurhayati.

Petugas Dinsos Kota Bogor menyatakan pada RST Dompet Dhuafa  bahwa mereka belum bisa menjemput Nurhayati saat ini, dikarenakan Dinsos tidak memiliki tempat tinggal untuk Nurhayati. Mereka menyatakan akan mencari yayasan yang tepat untuk menampung Nurhayati. Kurang lebih selama 2 (dua) pekan  menunggu informasi dari petugas sampai akhirnya hari Selasa, 23 Juli 2013 lalu, petugas Dinsos Kota Bogor pun datang untuk menjemput Nurhayati. (tie/fie/yhm)

2,044 total views, 1 views today