Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

Kandungan ASI Yang Sempurna

Air Susu Ibu (ASI) memiliki kandungan zat gizi yang sangat lengkap dan sempurna serta sesuai dengan kebutuhan dan keadaan bayi pada usianya. Terdapat beberapa zat yang jumlahnya akan meningkat dalam ASI di tahun kedua, sehingga juga akan memberikan manfaat yang semakin besar untuk bayi berusia 2 tahun.

Terdapat beberapa zat gizi dan zat protektif yang terkandung dalam ASI yang memberikan manfaat untuk kesehatan bayi, yaitu:

1. Kolostrum

Kolostrum merupakan cairan kental berwarna kekuning-kuningan yang dihasilkan pada sel alveoli payudara ibu disaat pertama kali setelah proses melahirkan selesai. Kolostrum dihasilkan tidak dalam jumlah banyak tetapi sesuai untuk kapasitas pencernaan bayi dan kemampuan ginjal bayi baru lahir yang belum mampu menerima makanan dalam volume besar.

2. Protein

Protein dalam ASI terdiri atas Casein (yang sulit dicerna) dan Whey (yang mudah dicerna), serta ternyata komposisi protein dalam ASI lebih banyak mengandung Whey daripada Casein sehingga akan mudah dicerna. Hal berbeda pada komposisi protein dalam susu sapi, dimana kandungan Caseinnya lebih banyak dibandingkan dengan Whey, sehingga seringkali menimbulkan permasalahan pencernaan pada bayi.

3. Lemak

Lemak adalah penghasil kalori (energi) utama dan merupakan komponen zat gizi yang  sangat bervariasi.

4. Laktosa

Laktosa merupakan karbohidrat utama pada ASI yang fungsinya sebagai sumber energi dan meningkatkan penyerapan (absorbsi) kalsium serta merangsang pertumbuhan laktobasilus bifidus.

5. Laktobasilus

Laktobasilus bifidus merupakan zat gizi yang berfungsi menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang  merugikan seperti bakteri E. Coli yang sering menyebabkan diare pada bayi.

6. Laktoferin

Laktoferin merupakan zat gizi yang bermanfaat untuk menghambat bakteri stafilokokus dan jamur kandida.

7. Vitamin A

Vitamin A sebagai zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan mata dan dalam ASI kandungannya dalam konsentrasi sebesar 200 IU/dl, ini sesuai dengan kebutuhan bayi selama masa pertumbuhan dari usia 0 – 24 bulan.

8. Zat Besi

Zat Besi yang terkandung dalam ASI memang sedikit, yaitu 0,5-1,0 mg/liter, namun ternyata bayi yang menyusui dengan ASI sangat jarang mengalami kekurangan zat besi (anemia). Hal tersebut dikarenakan zat besi pada ASI lebih mudah diserap.

9. Taurin

Taurin berupa asam amino dan berfungsi sebagai neurotransmitter, tetapi juga berperan penting dalam maturasi otak bayi.

10. Lisozim

Lisozim adalah zat gizi yang berguna untuk memecah dinding bakteri sekaligus mengurangi insiden karies Dentis dan Maloklusi (kebiasaan lidah yang terdorong ke depan akibat menyusu dengan botol dan dot)

11. DHA dan AA

Docosahexaenoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) merupakan asam lemak esensial yang berperan penting dalam pertumbuhan otak bayi sampai usia 1 tahun, serta jumlahnya dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan bayi.

12. Sel Darah Putih

Kumpulan sel darah putih adalah pasukan siap tempur yang amat protektif, mempunyai kemampuan membunuh kuman secara langsung maupun tidak langsung dan  ASI amat kaya dengan sel darah putih atau leukosit, terutama pada kolostrum.

13. Antibodi atau Imonoglobulin Utama yaitu IgA, IgE dan IgM

Jumlah imonoglobulin terbanyak pada kolostrum, seiring dengan waktu persentasenya menurun, akan tetapi karena produksi ASI nya meningkat maka total imonoglobulin yang diterima bayi relatif sama bahkan meningkat selama periode ASI eksklusif.

Semua kandungan zat gizi dan zat protektif untuk bayi yang terkandung dengan sempurna dalam ASI didapatkan secara gratis. Sehingga marilah kita galakkan ibu menyusui ASI kepada bayinya selama 2 tahun, untuk wujudkan generasi bangsa yang sehat dan cerdas.

Dan rekomendasi dari American Academt of Pediatrics (AAP) yang perlu diperhatikan adalah susuilah bayi di tahun pertamanya dan susuilah terus selama ibu dan bayi saling menginginkan, semakin lama ibu menyusui ASI kepada bayinya, maka semakin memberikan keuntungan/manfaat bagi ibu dan bayi dari sisi kesehatan dan perkembangannya.

# dari berbagai sumber

(dr. Yahmin Setiawan, MARS – Dirut Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa)

2,471 total views, 1 views today