Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

DUTA INGIN SEMBUH DAN NORMAL KEMBALI

Parung – Bogor. Dibalik wajah dan sifatnya yang riang dan ceria, pasti banyak yang tidak menyangka bahwa anak kecil nan lucu ini menderita sebuah kelainan. Duta (3) didiagnosa menderita hypospadia yaitu merupakan kelainan genetalia/penis dimana lubang kencing tidak berada di ujung kepala tetapi di bawah, di batang, atau di antara buah zakar. Itu mengakibatkan penderita terpaksa jongkok ketika kencing.

Supatmi, ibu Duta menyampaikan bahwa kelainan pada alat kelamin Duta terlihat setelah ia berusia 2 hari.

“ Pada saat lahir memang saya merasakan perasaan yang tidak enak. Duta kan saat itu lahir di bidan, waktu lahiran bidan tidak mengatakan apa-apa tentang kelainan ini, lalu setelah Duta berusia 2 hari baru terlihat kelainan di alat kelaminnya.” ungkap Supatmi.

Mengetahui terdapat kelainan pada alat vital anak keduanya ini awalnya Supatmi pun hanya bisa pasrah karena ia tidak memiliki cukup biaya untuk dapat mengobati anaknya.

“Ya saya hanya bekerja serabutan seperti menjual kembali barang – barang dari orang dan pekerjaan apa saja pokoknya yang penting halal, sedangkan suami saya seorang pedagang mie ayam keliling dengan penghasilan tidak menentu,”ungkap Supatmi.

Tidak lama berselang, berharap dapat membawa anaknya berobat, akhirnya berkat bantuan dari seorang kader kesehatan akhirnya Duta pun dibawa ke Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa untuk mendapatkan pengobatan.

Setelah mendapatkan pemeriksaan oleh dokter di RST Dompet Dhuafa dan melihat kondisi kelainan pada alat vital Duta, maka perlu dilakukan rujukan ke rumah sakit yang memiliki tim dokter dan fasilitas yang lebih lengkap untuk penanganannya. Akhirnya, RST Dompet Dhuafa pun merujuk dan mendampingi Duta ke sebuah rumah sakit di Jakarta dan  di rumah sakit tersebut, Duta telah menjalani pemeriksaan seperti cek kromosom dan pemeriksaan lab hormonal. Selain itu, Duta juga telah mendapatkan tindakan berupa suntik hormon.

Penanganan selanjutnya untuk Duta sendiri yaitu direncanakan akan diambil tindakan operasi. Tindakan operasi untuk anak penderita hypospodia ini diharapkan dilakukan sedini mungkin sebelum anak memasuki usia sekolah, hal ini dilakukan agar anak tidak malu dengan keadaanya bahwa ia memiliki kelainan dari anak laki-laki seusianya.

“Saya hanya berharap, Duta bisa segera dioperasi dan memiliki alat kelamin yang normal kembali seperti anak seusianya. Mungkin saat ini ia masih belum mengerti apa yang telah terjadi pada dirinya, tapi saya kasihan kalau nanti dia sudah besar dan belum dioperasi juga bagaimana nasibnya nanti,” ungkap Supatmi.

Semoga dengan bantuan dari para donatur dan muzaki serta masyarakat, Duta dapat sembuh dan normal kembali. Dan kami, RST Dompet Dhuafa akan mendampingi sepenuh hati sampai tindakan operasi selesai dilakukan dan Duta dinyatakan sembuh oleh tim dokter yang menanganinya. (tie/yhm)

Kami menggugah hati Anda untuk membantu Kesembuhan Duta

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BCA Cab. Pondok Indah 237.304.5454)

Wakaf (Bank Syariah Mandiri 004.013.8118)

2,115 total views, 3 views today