Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

CEPATLAH SEMBUH NENG RATNA

Parung – Bogor. Setelah lebih dari 2 minggu dirawat di Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa, Neng Ratna (8) akhirnya diperbolehkan rawat jalan oleh dokter Spesialis Anak RST Dompet Dhuafa pada Selasa, 10 Desember 2013 lalu. Neng Ratna yang didiagnosa menderita gangguan gizi Marasmus Kwashiorkor ini kondisi kesehatannya sudah jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kali masuk ke RST Dompet Dhuafa.

“ Saya bersyukur, Alhamdulillah dapat kabar kalau Neng boleh pulang. Saya senang sekarang kondisinya sudah baikan, Neng juga sudah enggak terlalu rewel sekarang”ungkap Maryani (ibunda dari Neng Ratna).

“Kondisi kesehatan pasien Neng Ratna saat ini telah membaik, berat badannya sekarang adalah 15,2kg dari berat badan saat awal masuk hanya berkisar 11kg,” terang perawat ruang rawat inap anak RST.

Sejak dirawat di RST Dompet Dhuafa, bobot tubuh Neng Ratna telah mengalami kenaikan secara bertahap mulai dari 11kg pada awal masuk kemudian beberapa hari kemudian naik menjadi 14kg, lalu naik kembali menjadi 15kg dan yang terakhir adalah 15.2kg.

“Menurut keterangan dokter Spesialis Anak RST Dompet Dhuafa, kondisi Neng Ratna sekarang tinggal memperbaiki gizinya saja dan continue minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) sampai tuntas,” ungkap perawat. Selain menderita gangguan gizi Marasmus Kwashiorkor, Neng Ratna ternyata diketahui juga menderita penyakit Tuberkulosis (TB).

Selama dirawat di RST Dompet Dhuafa, selain perbaikan gizi, Neng Ratna juga menjalani tindakan operasi debridemen, yaitu pengangkatan jaringan vital atau jaringan mati dari suatu luka.

“Neng Ratna telah menjalani tindakan operasi debridemen untuk mengangkat jaringan mati pada luka paha bagian kirinya dimana terdapat benjolan yang disebabkan oleh infeksi, “ ungkap perawat.

“Pemulihan kondisi Neng Ratna sendiri akan dilakukan secara bertahap,pertama perbaikan gizinya yang diberangi dengan pengobatan TB yang dideritanya, dan terakhir adalah tindakan operasi  pada scoliosis yang dideritanya juga, “tambah perawat.

Maryani pun mengungkapkan bahwa “Sebetulnya saya juga bingung, setelah pulang nanti bagaimana saya dapat memberikan gizi yang baik untuk Neng, sedangkan penghasilan saya juga pas-pasan sebagai pedagang sayur,”.

“Sebagai ibu saya ingin melihat Neng sembuh seperti teman-temannya. Bisa sekolah, mengaji, dan bermain,” tambah Maryani.

Neng Ratna sendiri dijadwalkan untuk rawat jalan kontrol ke dokter Spesialis Anak di RST Dompet Dhuafa pada Selasa, 17 Desember 2013.

Mohon doa selalu dari pembaca dan para donatur untuk kesembuhan Neng Ratna agar dapat kembali ceria dan beraktivitas seperti teman-teman sebayanya.. Amin YRA. (tie/yhm)

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BCA Cab. Pondok Indah 237.304.5454)

Wakaf (Bank Syariah Mandiri 004.013.8118)

1,935 total views, 2 views today