Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

PERAN RST DOMPET DHUAFA UNTUK MENYEHATKAN MASYARAKAT

Parung – Bogor. Wanita berusia 36 tahun ini, sekarang dapat tersenyum dan bernafas lega atas kelahiran putra keempatnya pada Jumat, 07 Februari 2014. Sebut saja namanya Melati. Dalam proses menuju kelahiran putranya tersebut, memang banyak sekali kendala yang dialami oleh Melati. Ia sempat masuk ke sebuah rumah sakit di daerah tempat tinggalnya dan direncanakan akan dioperasi secara caesar, namun karena hambatan administratif, dimana ia merupakan pendatang dan tidak memiliki KTP atau tanda pengenal lainnya, pihak rumah sakit pun enggan untuk mengambil tindakan apapun karena tidak ada seseorang yang dapat bertanggung jawab.

“Ia merupakan warga pendatang, kami bertemu ibu Melati ini saat usia kandungannya kurang lebih 7 bulan. Saat itu kami bertemu di posyandu, dan memeriksa tekanan darah ibu Melati, karena tekanan darahnya tinggi akhirnya ibu Melati kami sarankan untuk berobat ke puskesmas agar dapat menjalani pemeriksaan lanjutan di laboratorium seperti cek kadar darah (Hb) dan lain sebagainya, “ujar bidan yang mengantar Melati ke RST Dompet Dhuafa.

Bidan pun menyampaikan bahwa Melati sepertinya sangat acuh terhadap kondisinya yang sedang hamil tersebut, ia memperkirakan bahwa vitamin yang diberikan pun tidak diminumnya secara teratur. “Saat itu seorang warga membawa ibu Melati ke Puskesmas, setelah diperiksa ternyata seluruh tubuhnya sudah membengkak, dan didapatkan hasil proteinurianya positif (adanya protein dalam air kencingnya), serta tekanan darahnya juga tinggi, akhirnya kami memutuskan untuk membawa Ibu Melati ke rumah sakit,” tambahnya.

Di rumah sakit tersebut Melati pun sempat dirawat selama 4 hari, namun dikarenakan kendala administratif, Melati yang seharusnya telah ada rencana untuk diambil tindakan operasi caesar secara elektif (terencana) pun terpaksa dibatalkan.

Prihatin melihat kondisi Melati yang telah memasuki usia kehamilan 36 minggu namun gagal untuk dioperasi, akhirnya seorang bidan yang enggan disebutkan namanya tersebut bersama seorang temannya pun membawa Melati ke Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa. Dengan prinsip “life saving” yang dianut oleh RST Dompet Dhuafa, Melati akhirnya dirujuk ke salah satu rumah sakit bersalin terdekat dikarenakan keterbatasan alat dan ruangan NICU.

Di rumah sakit tersebut, tindakan operasi caesar segera dilakukan dan Alhamdulillah kondisi Melati dan putranya pun relatif sehat.

“Alhamdulillah rasanya senang sekali, anak saya lahir dengan sehat dan selamat dengan berat 2,5 kg,” ucap Melati singkat.

Tidak hanya hadir untuk melayani kesehatan kaum dhuafa, RST pun senantiasa siap siaga memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena sehat milik semua ! (tie/yhm)

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BCA Cab. Pondok Indah 237.304.5454)

Wakaf (Bank Syariah Mandiri 004.013.8118)

1,623 total views, 1 views today