Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

STUDI BANDING DELEGASI FILANTROPI ISLAM SE-ASIA TENGGARA KE RST DOMPET DHUAFA

Parung-Bogor. Delegasi Filantropi Islam se-Asia Tenggara mengunjungi Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa Jumat, 28 Februari 2014. Kurang lebih sebanyak 40 orang peserta delegasi dari beberapa negara seperti Malaysia, Brunai Darussalam, dan Singapura hadir di RST Dompet Dhuafa untuk melakukan studi banding terhadap praktik pemberdayaan zakat yang dikelola oleh Yayasan Dompet Dhuafa.

Kunjungan para peserta Delegasi Filantropi Islam ini ke RST merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Seminar Filantropi Islam ke – 2 yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa serta IMZ bekerjasama dengan Institut Kajian Zakat (IkaZ) Malaysia dan Amanah Ikhtiar Malaysia (AIM),

Bertempat di Aula Teater Dzikir RST, para peserta Delegasi Filantropi Islam tersebut disambut dan beramah tamah bersama dengan Jajaran Management dan Direksi RST dan Jajaran Direksi Donpet Dhuafa.

Dalam sambutannya, dr.Yahmin Setiawan, MARS selaku Direktur Utama RST Dompet Dhuafa pun mengucapkan selamat datang dan memperkenalkan rumah sakit yang diresmikan pada tanggal 04 Juli 2012 tersebut.

“Memasuki usianya yang hampir 2 tahun berdiri, RST Dompet Dhuafa sedang berproses untuk melakukan beberapa pengembangan, diantaranya adalah pengembangan hemodialisa (cuci darah) dimana kami telah memiliki 5 unit mesin cuci darah dan insyaallah di akhir tahun nanti akan ditambah menjadi 12 unit,” ucap dr. Yahmin.

“Selain itu RST juga sedang proses untuk menambah kapasitas tempat tidur pasien dari sebelumnya 57 menjadi 100 tempat tidur, dan juga pengembangan dalam hal terapi pengobatan dimana RST telah menerapkan terapi pengobatan tradisional komplementer yaitu herbal dan akupuntur,”tambahnya.

Sejalan dengan dr. Yahmin, Direktur Penggalangan Dana & Sumber Daya Dompet Dhuafa, Toriq Hilmi pun mengaku senang atas kunjungan dari para peserta  Delegasi Filantropi Islam ini.

“Dengan adanya kunjungan ini kita bisa sama-sama belajar,”ucapnya.

“Pada awal berdiri Dompet Dhuafa pun pernah mengalami masa-masa sulit, namun alhamdulillah sampai dengan saat ini atas kepercayaan dari kurang lebih 222.000 donatur yang memberikan zakatnya serta dikelola secara transparan dan akuntabel, Dompet Dhuafa terus mengembangkan progam-program yang bertujuan untuk mengangkat derajat dan memuliakan kaum dhuafa,”tambahnya.

Syamilah Buang salah satu peserta delegasi yang berasal dari Singapura pun menuturkan kesannya terhadap rumah sakit yang berdiri di atas lahan 7.803 m2 ini.

“Awal masuk suasananya sangat hening dan asri. Banyak sekali pohon, kondisi seperti ini sangat baik sekali untuk para pasien yang dirawat disini, di kala pagi atau sore mereka bisa keluar kamar rawat dan berjalan-jalan di taman sambil menikmati udara yang segar,” ucapnya.

Tidak hanya mendapatkan sambutan dan perkenalan di Aula Teater Dzikir saja, para peserta delegasi ini juga diajak untuk berkeliling rumah sakit dan mencoba fasilitas yang tersedia seperti foot reflection.

dr. Kukun Masykur Nikmat, MARS selaku Direktur Pelayanan Medis yang menjadi pemandu dalam kegiatan hospital tour tersebut pun memperlihatkan ruang rawat inap laki-laki dan mengajak beberapa perwakilan dari peserta untuk masuk dan berbincang – bincang dengan pasien.

Dengan adanya kegiatan studi banding ini diharapkan dapat terjadi sinergi program bersama antara pengelola wakaf secara jangka pendek dan jangka panjang baik Indonesia maupun Asia Tenggara. (tie)

1,712 total views, 1 views today