Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

HANA ; MURID BERPRESTASI YANG PERUTNYA MEMBESAR

Parung – Bogor. Terlihat ada yang berbeda dari anak perempuan ini. Ukuran perutnya besar melebihi ukuran normal anak seusianya. Ia pun terlihat sedang berbaring ke kiri dan kanan di tempat tidur sambil ditemani oleh ayahnya saat kami temui di ruang rawat inap anak Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa, Jumat (23/5). Hana Maulida (9) didiagnosa oleh dokter menderita penyakit anemia dan suspect keganasan pada hati.

Hana masuk ke RST Dompet Dhuafa sejak tanggal 12 Mei 2014. Ia masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) RST dengan kondisi tubuh panas, menggigil, mual dan muntah. Menurut penuturan Tanih ayah Hana, kondisi tubuh anaknya sudah panas kurang lebih dari 3 minggu yang lalu.

“Sudah hampir sebulan yang lalu Hana mengeluh sakit pada bagian perutnya. Lalu saya mencoba membawa dia ke dokter 24 jam, ternyata dokter menyarankan agar Hana mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ucap Tanih.

Tanih yang saat ini bekerja serabutan pun merasa terkejut dengan saran dokter tersebut. “Saya merasa bingung dan khawatir jika harus membawa Hana ke rumah sakit. Terbayang waktu itu biaya pengobatan yang sangat besar sedangkan penghasilan saya pas-pasan,” tambahnya.

Namun berkat informasi yang saya dapatkan dari dunia maya mengenai RST, akhirnya saya mencoba membawa Hana untuk berobat kesana,” ujar Tanih. Sebelum masuk IGD RST, Tanih memang sempat membawa Hana untuk berobat ke poliklinik di RST.

Mendapatkan perawatan di RST, Hana pun menjalani serangkaian pemeriksaan seperti Ultrasonografi (USG), cek laboratorium, dan yang terakhir adalah CT Scan.

“Dari hasil pemeriksaan CT Scan kemarin, didapatkan hasil bahwa terdapat suspect keganasan pada hati yang sudah menyebar di perut Hana,” ucap perawat ruangan.

Kondisi Hana sendiri saat ini ia masih sering mengeluhkan sakit pada perutnya, namun ukuran perutnya sampai sekarang ini cenderung stabil berkisar diameter 61 – 62 cm.

Berdasarkan hasil CT Scan tersebut, akhirnya Hana pun dirujuk ke spesialis Hematologi di salah satu rumah sakit milik pemerintah di Jakarta pada 23 Mei 2014 untuk mendapatkan perawatan yang lebih maksimal atas penyakit yang dideritanya.

“Semoga Hana bisa segera sembuh agar dapat beraktivitas lagi dan bersekolah mengejar ketinggalan pelajarannya selama sakit ini, karena Hana merupakan anak yang pintar dan selalu mendapat rangking 5 besar di sekolahnya,” ucap Tanih.  (tie)

Kami menggugah hati Anda untuk membantu kesembuhan Hana

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

BNI SYARIAH 0298535912 An Yayasan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa

1,813 total views, 2 views today