Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

NURJANAH; DAPAT BERJALAN LAGI BUKAN HARAPAN YANG MUSTAHIL

Parung – Bogor. Pasca menjalankan operasi bedah tulang kurang lebih 3 minggu yang lalu atas penyakit Fraktur Kompresi Lumbal 1 yang dideritanya yaitu patah pada salah satu segmen tulang belakang sehingga gerakannya sangat terbatas. Nurjanah (33) tahun kembali menjalani kontrol dan pemeriksaan di Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa.

Diantar oleh anak laki – laki semata wayangnya yang baru berusia 13 tahun, Nurjanah pun menuju klinik Gizi RST untuk berkonsultasi pada ahli gizi tentang kondisi tubuhnya.

“Belakangan ini nafsu makan saya berkurang. 1 hari hanya bisa makan paling banyak 2 suap saja,” ucapnya.

Ade Yanti, ahli gizi RST pun menjelaskan bahwa “dikarenakan kurangnya asupan makanan pada pasien sehingga kami berikan susu untuk mencukupi kebutuhan energi dan proteinnya, sebab selama ini pasien hanya hanya mengkonsumsi susu kental manis di rumah,”.

Setelah menjalani kontrol dari klinik Gizi, Nurjanah pun melanjutkan kontrol kembali ke unit fisioterapi, klinik syaraf dan menjalani pemeriksaan urin di laboratorium RST.

Nurjanah yang kala itu sempat mendapatkan perawatan selama 1 minggu pasca operasi di RST menyampaikan bahwa terdapat perkembangan pada kaki sebelah kirinya.

“Sekarang kaki sebelah kiri sudah ada rasanya, kalau dicubit saya bisa merasakan sakit,” ujarnya.

Selain itu untuk buang air besar sekarang sudah bisa lancar 1 hari sekali, setelah sebelumnya hanya bisa 1 minggu sekali,” tambah Nurjanah.

Masih dalam proses penyembuhan pasca operasi, Nurjanah yang menjadi tulang punggung keluarganya saat ini tidak bisa melakukan apa – apa. Pekerjaan membuat kue – kue yang sebelumnya ia lakukan sudah tidak dilakukannya lagi karena kesehatannya yang belum pulih.

“Saat ini saya tidak bisa banyak bergerak. Untuk tidur pun harus perlahan – lahan kalau ingin belok ke kiri dan ke kanan,” ucapnya.

Keterbatasan kondisi kesehatannya saat ini membuat Nurjanah hanya bisa mengandalkan bantuan dari teman – teman dan tetangganya untuk kehidupan sehari-hari.

Tak pernah sekalipun Nurjanah lepas dari doa berharap agar Allah SWT segera memberikan kesembuhan untuknya. Harapan untuk bisa berjalan kembali pun masih tertanam di benaknya.

“Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak, semoga saya bisa segera pulih agar bisa mencari nafkah kembali untuk keluarga” ucapnya. (tie)

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BNI Syariah 0298535912)

Wakaf (Bank Syariah Mandiri 004.013.8118)

1,526 total views, 1 views today