Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

Jangan Remehkan Bau Mulut Saat Berpuasa Ataupun Saat Kita Tidak Berpuasa

Oleh drg Farida Abdullah Djamaludin.

Kesehatan gigi dan mulut adalah merupakan bagian integral kesehatan secara keseluruhan. Gigi yang sehat , rapi ,bersih, bercahaya  dan didukung gusi yang kencang berwarna merah muda  adalah didambakan oleh setiap orang. Pada kondisi diatas tidak tercium bau tidak sedap adalah merupakan masalah bila oral hygienenya buruk akan  terlihat banyak stain dan kalkulus atau karang gigi. Bau mulut yang tidak sedap adalah masalah klasik yang sering kita hadapi, baik di bulan Ramadan maupun di bulan dimana kita tidak berpuasa. Bau mulut ini disebut “Hawa Naga”.

Pada orang yang berpuasa aktifitas untuk makan, minum dan menyikat gigi terhambat dan ini tidak seperti biasanya sehingga terhenti pula kegiatan oral hygiene seperti gerakan mengunyah, self cleansing dirongga mulut, sehingga akan mendorong pertumbuhan populasi organisme  di mulut.

Bau mulut ini disebabkan karena beberapa hal yaitu ada banyak kalkulus (karang gigi), menumpuknya plak, sisa makanan yang tidak dibersihkan secara benar dan teratur  sewaktu menyikat gigi, makan makanan seperti pete dan jengkol, gigi yang tidak ditambal (carries), peradangan gusi dan absess. Bau mulut ini juga dijumpai pada pada penderita diabetes yang tidak terkontrol (gusi mudah berdarah), gula darah yang tinggi dapat memicu pertumbuhan dan penumpukan plak yang pada akhirnya akan menjadi kalkulus.

Pada orang yang mempunyai kebiasaan merokok pun akan menurunkan produksi saliva sehingga aktifitas self cleansing akan terganggu.

Seperti kita ketahui rokok adalah salah satu zat adiktif yang sering digunakan pada masyarakat, rokok mengandung nikotin  pada dosis tinggi akan bersifat toksik  ,dalam pemakaian jangka panjang nikotin akan menekan kemampuan otak sehingga individu merasa nikmat, sehingga perokok akan selalu membutuhkan kadar nikotin yang semangkin tinggi  untuk mencapai tingkat kepuasaan dan ketagihannya.

Selain Nikotin juga terdapat Tar pada rokok yang juga bersifat karsinogen, yang dapat menyebabkan sel-sel di jaringan paru-paru menjadi nekrosis.

Pada saat merokok  (rokok dihisap) tar masuk kedalam jaringan mulut dalam bentuk uap padat asap rokok, Dalam keadaan kondisi dingin, uap akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru- paru, walau rokok diberikan filter efek karsinogenik tar tetap ada.

Pada Koran Sumatra Express tanggal 2 juli 2014, adanya penelitian tentang Bau Mulut yang melibatkan siswa SMP dan SMA berjumlah 300 orang baik perempuan dan laki-laki berumur 11 tahun sd 25 tahun.

Hasil penelitian adalah antara lain :

  • Bagaimana waktu berpuasa apakah enggak pede karena masalah bau mulut ?

-     Iya…………………………………………………………… .. 33%

-     Pede aja kali, kan orang lain juga ngerti kalau lagi puasa…….31,7%

-     Sama orang-orang tertentu saja………………………………  25%

-     Abstain………………………………………………………….2,5%

*  Bagaimana kalo lagi ngomong sama orang lain , gimana biar bau mulut ini tidak mengganggu ?

-    Kalau ngomong jaga jarak…………………………………….40%

-    Lebih banyak diam dari biasanya……………………………. 38,2%

-    Ngomong aja seperti biasa peduli amat sama oarang lain……… 19,3%

-    Abstain………………………………………………………….. 2,5%

Apa yang harus kita lakukan agar bau mulut terasa nyaman  :

-          Pembersihan karang gigi  (Skeling) yaitu proses pengangkatan plak  dan kalkulus  pada permukaan gigi baik supra gingival ataupun subgingival yang bertujuan untuk hilangkan bau mulut yang tidak nyaman dan mencegah terjadinya peradangan gusi .Bila sudah dilakukan skeling akan terlihat penurunan organism spirochetes, motilerods, putativephatogen, seperti porphyromonas gingivalis dan provetella interemedia.

Dilakukan 4- 6 bulan  satu kali dengan manual atau alat elektronik, biasanya akan disikat dengan sikat khusus serta pasta  dan dental floss.

-     Menggosok gigi secara benar tidak menggesek di bagian leher gigi,

Menggosok gigi secara rutin  sesudah makan atau sebelum tidur.

Di bagian lidah , langit-langit dan dirongga mulut.

-          Hindari makanan yang berbau menyengat seperti bawang ,durian, pete jengkol

-          Perbanyak minum air putih

-          Hindari alkohol dan merokok

-          Mengkomsumsi buah  seperti apel merah, jeruk  jambu biji dan sayur

Apakah manfaat obat kumur untuk menjaga kebersihan mulut ?

Menggunakan obat kumur (mouth wash) tak sedikit orang yang

memakainya terkadang sehari 2 kali setelah menggosok gigialasannya

untuk menghindari bau mulut atau halitosis.

Pemakian obat kumur yang terlalu sering, apalagi dalam waktu panjang

agar dihindari . karena dapat merusak flora normal mulut , juga akan membuat mulut kering sehingga dapat menimbulkan timbulnya jamur dan menyebabkan perasaan yang tidak nyaman di mulut.

1,617 total views, 1 views today