Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

RST DOMPET DHUAFA ADAKAN WORKSHOP PENANGANAN KUSTA

BOGOR – Senin, 18 Agustus 2014 Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Komnas Kusta, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia juga Forum Zakat menyelenggarakan Workshop Penanganan Kusta Terkini untuk Tenaga Kesehatan. Kegiatan yang bertempat di Aula Teater Dzikir RST Dompet Dhuafa ini dihadiri kurang lebih 30 peserta yang merupakan tenaga kesehatan dari Bogor dan luar Bogor serta tenaga kesehatan di program kesehatan yang ada di lembaga zakat yang tergabung dalam Forum Zakat.

“Kegiatan ini merupakan rekomendasi pertemuan Indonesia Sehat pada 16 Juni 2014 lalu yang menghasilkan lima poin penting diantaranya adalah memberdayakan ekonomi para pasien kusta yang mayoritas merupakan kaum dhuafa,” ucap dr. Yahmin Setiawan, MARS, Direktur Utama RST Dompet Dhuafa yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Komnas Kusta.

Lebih lanjut, dr. Yahmin pun menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan guna mengubah stigma masyarakat mengenai penyakit kusta yang sangat menakutkan, dimana para penderitanya pun mendapatkan pengucilan dari orang-orang di sekitarnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Ade Irma, MKes perwakilan Subdit Kusta dan Frambusia di Kementrian Kesehatan yang memberikan pemaparan mengenai kusta  dan daerah endemis kusta di Indonesia. Serta dr. Zuniarsih selaku Konsultan NLR dan Konsultan WHO utk program kusta di Kementrian Kesehatan yang menjelaskan mengenai penyakit kusta, cara penanganannya dan pencegahannya.

“Tidak semua orang dapat tertular penyakit kusta, hanya sebagian kecil saja, itu pun jika kondisi tubuh yang lemah dan kontak lama dengan penderita kusta tipe basah yang tidak diobati,”ucap Ade Irma.

“Masih banyak masyarakat yang kurang dan belum mengetahui tentang penyakit kusta, sehingga banyak dari mereka terlambat untuk diobati serta masih mendapatkan pelayanan yang kurang memadai dari petugas kesehatan,” tambahnya.

Fenomena penderita kusta yang menjadi tidak produktif lagi karena cacat fisik akibat penyakit tersebut pun membuat Dompet Dhuafa dalam hal ini memberikan bantuan Social Trust Fund seperti apa yang diungkapkan oleh dr. Muhammad Ridho selaku Direktur Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa yang ikut berbagi kepada para peserta tentang kasus kusta yang pernah ditangani oleh LKC maupun RST Dompet Dhuafa.

“Dana Social Trust Fund yang digulirkan oleh Dompet Dhuafa untuk membantu para penderita kusta agar menjadi pribadi yang mandiri dalam hal ekonomi,” ucap dr. Ridho.

RST Dompet Dhuafa sendiri sampai saat ini telah menangani 11 kasus kusta yang terdiri dari 9 kasus rawat jalan dan 2 kasus rawat inap.

“Penanganan kusta di RST Dompet Dhuafa masih dalam batas perawatan luka dan perbaikan keadaan umumnya saja, dan selanjutnya pasien pun akan dirujuk ke rumah sakit kusta di daerah Tangerang Banten,” ucap dr. Ana, salah satu dokter di RST Dompet Dhuafa.

Ade Irma pun mengungkapkan bahwa kusta dapat terselesaikan dengan strategi dan kerja sama dari berbagai pihak terkait mengingat Indonesia sebagai Negara yang menempati urutan pertama kasus kusta terbanyak menurut WHO di tahun 2012 yaitu sebesar 18.994 kasus. (tie)

1,407 total views, 2 views today