Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

KULI ANGKAT BARANG BUTUH ALAT BANTU DENGAR

BOGOR – Mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Komar Suryadi (28) bahwa ia harus mengalami gangguan pendengaran pada telinga kirinya. Komar didiagnosa oleh dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa menderita Tuli Campur Berat.

Tuli campur berat merupakan kombinasi dari gangguan pendengaran konduktif dan sensorineural. Gangguan ini diakibatkan oleh masalah yang terjadi baik pada telinga dalam maupun tengah. Penderita tuli campur berat akan mengalami kesulitan seperti mencerna kata-kata atau informasi lainnya.

Komar mengaku tidak ada gejala berarti yang menandai gangguan pada pendengarannya.

“Saya memang pernah jatuh kira-kira setahun yang lalu, namun hanya merasa ada benturan di kepala dan memar pada tubuh, puncaknya saya merasakan telinga berdenging saat awal puasa kemarin,” ungkapnya.

Komar yang berprofesi sebagai kuli angkat barang di Pasar Cimanggis, Ciputat ini pun langsung menceritakan kepada bosnya dan dibawa berobat ke klinik terdekat.

Khawatir dan bingung karena obat telah habis namun penyakitnya tak kunjung sembuh, Komar akhirnya berobat ke dokter spesialis THT di RST Dompet Dhuafa.

“Dapat diagnosa seperti itu pasti kaget sekali, dokter pun memberikan rujukan kepada saya untuk ke pusat alat bantu dengar karena kondisi gangguan pendengaran saya sudah cukup berat,” terang Komar.

Pria yang memiliki upah Rp 40.000,00/hari serta harus menanggung biaya kehidupan ibu serta kakaknya yang tidak produktif lagi akibat mengalami kecelakaan ini pun memiliki harapan besar untuk segera mendapatkan alat bantu dengar.

“Selain jadi kuli angkat barang di pasar, saya juga bantu melayani pembeli. Dengan kondisi seperti ini cukup menghambat kerjaan, enggak jarang banyak pembeli tidak jadi beli karena komunikasi saya yang kurang baik akibat terganggunya pendengaran, “ ungkapnya.

“Semoga saya bisa segera mendapatkan alat bantu dengar tersebut, sehingga dapat kembali bekerja secara leluasa agar bisa mencari nafkah untuk keluarga,” pungkas Komar.

Kami menggugah hati anda untuk dapat membantu Komar Suryadi mendapatkan alat bantu dengar yang sangat ia butuhkan.

Perkiraan kebutuhan biaya untuk alat bantu dengar tersebut adalah Rp 6.630.000,00 (Enam Juta Enam Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah).(tie)

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

BNI SYARIAH 0298535912 An Yayasan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa

1,549 total views, 1 views today