Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

2 TAHUN RST : 3.259 PENERIMA MANFAAT DI RAWAT INAP

BOGOR – Sebuah rumah sakit tentunya tidak terlepas dari fasilitas instalasi rawat inap bagi pasien yang memerlukan perawatan intensif. Begitu pun dengan Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa. Dengan delapan ruang rawat inap yang dimiliki, RST Dompet Dhuafa memiliki kapasitas lima puluh enam tempat tidur yang tersedia untuk para penerima manfaat.

“ Lima puluh enam tempat tidur yang tersedia belum termasuk dengan ruang rawat yang lain, seperti HCU/ICU. Jika di total secara keseluruhan terdapat enam puluh satu tempat tidur, jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Kepala Instalasi Rawat Inap, Fvera Melliana.

Lebih lanjut Fvera menambahkan bahwa jumlah tempat tidur yang tersedia di ruang rawat inap sebetulnya tidak seimbang dengan jumlah perawat yang ada. RST Dompet Dhuafa saat ini memiliki kurang lebih lima puluh perawat yang bertugas di ruang rawat inap.

“Jika satu ruang rawat inap memiliki delapan bed, idealnya memiliki minimal dua perawat per shift, namun kenyataan saat ini empat ruangan yang ada hanya memiliki satu perawat per shift,” ungkap Fvera.

Meskipun memiliki keterbatasan dalam sumber daya manusianya, namun seluruh tindakan keperawatan dapat terpenuhi dengan baik.
Delapan ruang rawat inap yang tersedia di RST Dompet Dhuafa terbagi atas dua ruang rawat inap khusus pria, dua ruang rawat inap khusus wanita, satu ruang rawat inap anak, satu ruang rawat pasca operasi, satu ruang rawat infeksius, dan satu ruang rawat pasca bersalin.

Meskipun awalnya secara khusus diperuntukkan untuk melayani kesehatan dhuafa, namun fasilitas ruang rawat inap di RST Dompet Dhuafa tidak kalah dengan ruang rawat inap VIP di rumah sakit lain. Dhuafa merupakan pasien utama atau “VIPP (Very Important Poor Person)” sebagai penerima manfaat layanan di RST Dompet Dhuafa.

“ Fasilitas AC, kamar mandi pasien dan perawat terpisah, TV, tempat tidur dengan kualitas baik, ruangan yang bersih dan nyaman serta pemandangan yang asri dari ruang perawatan sudah merupakan fasilitas yang cukup baik. Kami pun meniadakan kelas – kelas tertentu yang biasanya terdapat di rumah sakit lain, “ ungkap Fvera.

Berdasarkan data unit instalasi rawat inap, diketahui bahwa sejak beroperasi Agustus 2012 sampai dengan September 2014, sebanyak 3.259 penerima manfaat telah mendapatkan pelayanan rawat inap di RST Dompet Dhuafa. Mayoritas penerima manfaat berasal dari Bogor dan sekitarnya seperti Depok, Tangerang dan Jakarta.

Terakhir, bulan September lalu RST Dompet Dhuafa pun telah menangani 10 besar penyakit di rawat inap yang meliputi demam berdarah (Dengue Hemorrhagic Fever) menjadi peringkat pertama penyakit paling banyak diderita, kemudian disusul di peringkat kedua adalah penyakit jantung (Congestive Heart Failure), dan ketiga adalah ginjal (Chronic Kidney Disease). Sisanya secara berurutan adalah penyakit tuberculosis (TB), diare, radang paru (Pnemonia), anemia, gagal jantung akut (Acute Decompansated Heart Failure), stroke, dan lupus (Systemic Lupus Erythematosus).

Fvera pun berharap untuk ke depannya unit instalasi rawat inap dapat memenuhi target penerima manfaat, tidak hanya secara kuantitas tapi juga secara kualitas.

Peningkatan jumlah tempat tidur dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada penerima manfaat pun tengah digarap oleh RST Dompet Dhuafa yang saat ini sedang merenovasi sebuah ruangan yang direncanakan menjadi sebuah ruang perawatan. (tie/yhm)

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:
BNI SYARIAH 0298535912 An Yayasan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa

1,774 total views, 1 views today