Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

LAKUKAN AKTIVITAS FISIK AGAR SEHAT

Dengan majunya dunia tehnologi saat ini yang memudahkan semua aktifitas kita sehingga menyebabkan kita kurang bergerak (hypokinetic), seperti penggunaan remote kontrol, komputer, lift dan tangga berjalan. Apabila tanpa dimbangi dengan aktifitas fisik maka akan menimbulkan penyakit pada diri kita akibat kurang bergerak.

Gaya hidup duduk terus-menerus dalam bekerja (sedentary) dan kurang gerak ditambah dengan adanya faktor risiko, berupa merokok, pola makan yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit tidak menular (PTM), seperti penyakit jantung, pembuluh darah, penyakit tekanan darah tinggi, penyakit kencing manis, berat badan lebih, osteoporosis, kanker usus, depresi dan kecemasan. Penyakit tidak menular atau degeneratif merupakan penyebab 60% kematian dan 43% beban penyakit global.Tahun 2020 diperkirakan penyakit tidak menular menjadi penyebab 73% kematian dan 60% beban penyakit global, demikian dinyatakan pada suatu studi WHO. Di berbagai negara maju dan berkembang, lebih dari 25 tahun terakhir penyakit tidak menular tersebut menjadi penyebab kematian nomor satu.

Pada hasil studi WHO lainnya, disimpulkan pada faktor-faktor risiko menyatakan bahwa gaya hidup duduk terus-menerus dalam bekerja adalah 1 dari 10 penyebab kematian dan kecacatan di dunia. Lebih dari dua juta kematian setiap tahun disebabkan oleh kurangnya bergerak/aktifitas fisik. Pada kebanyakan negara diseluruh dunia antara 60% hingga 85% orang dewasa tidak cukup beraktifitas fisik untuk memelihara fisik mereka. Karena itulah diperlukan upaya kesehatan olahraga yang harus dilakukan oleh pribadi dan masyarakat agar terjaga kesehatannya. Upaya kesehatan olahraga adalah upaya kesehatan yang memanfaatkan aktivitas fisik dan atau olahraga untuk meningkatkan derajat kesehatan.

Aktivitas fisik dan atau olah raga merupakan sebagian kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari karena dapat meningkatkan kebugaran yang diperlukan dalam melakukan tugasnya. Sehingga, kegiatan aktifitas fisik dan atau olahraga perlu menjadi gerakan masyarakat.

Kiranya perlu dipahami definisi dari aktifitas fisik dan olahraga agar didapatkan pengetahuan dan pemahaman yang benar ketika melakukannya. Aktifitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori). Sedangkan olahraga adalah suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur, yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Jadi olahraga termasuk dalam aktifitas fisik, sementara tidak semua jenis aktifitas fisik adalah olahraga

Dengan kita melakukan aktifitas fisik dan atau olahraga, harapannya adalah kita menjadi sehat dan bugar. Dimana sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial danekonomis, serta bugar adalah kemampuan tubuh untuk melakukan kegiatan sehari-haritanpa menimbulkan kelelahan fisik dan mental yang berlebihan.

Ada 3 tipe aktifitas fisik yang dapat kita lakukan agar sehat yaitu ketahanan (endurance), kelenturan (flexibility) dan kekuatan (strength).

Aktifitas fisik yang bersifat untuk ketahanan, dapat membantu jantung, paru-paru, otot, dan sistem sirkulasi darah tetap sehat dan membuat kita lebih bertenaga. Untuk mendapatkan ketahanan maka aktivitas fisik yang dilakukan selama 30 menit (selama 4-7 hari per-pekan). Contoh beberapa kegiatan yang dapat dipilih seperti berjalan kaki, misalnya turunlah dari bus lebih awal menuju tempat kerja kira-kira menghabiskan 20 menit berjalan kaki dan saat pulang berhenti di halte yang menghabiskan 10 menit berjalan kaki menuju rumah dan berkebun di taman.

Aktivitas fisik yang bersifat untuk kelenturan dapat membantu pergerakan lebih mudah, mempertahankan otot tubuh tetap lemas (lentur) dan sendi berfungsi dengan baik. Untuk mendapatkan kelenturan maka aktivitas fisik yang dilakukan selama 30 menit (selama 4-7 hari per-pekan). Contoh beberapa kegiatan yang dapat dipilih seperti peregangan, mulai dengan perlahan-lahan tanpa kekuatan atau sentakan, lakukan secara teratur untuk 10-30 detik, bisa mulai dari tangan dan kaki, mencuci pakaian atau mobil dan mengepel lantai.

Aktifitas fisik yang bersifat untuk kekuatan dapat membantu kerja otot tubuh dalam menahan sesuatu beban yang diterima, tulang tetap kuat, dan mempertahankan bentuk tubuh serta membantu meningkatkan pencegahan terhadap penyakit seperti osteoporosis. Untuk mendapatkan kelenturan maka aktivitas fisik yang dilakukan selama 30 menit (selama 2-4 hari per-pekan). Contoh beberapa kegiatan yang dapat dipilih seperti push-up, pelajari teknik yang benar untuk mencegah otot dan sendi dari kecelakaan, naik turun tangga dan membawa belanjaan.

Manfaat yang didapatkan dari melakukan aktifitas fisik adalah manfaat fisik/biologis dan psikis/mental. Manfaat fisik/biologis seperti menjaga tekanan darah tetap stabil dalam batas normal, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, menjaga berat badan ideal, menguatkan tulang dan otot, meningkatkan kelenturan tubuh dan meningkatkan kebugaran tubuh. Manfaat psikis/mental seperti mengurangi stress, meningkatkan rasa percaya diri, membangun rasa sportifitas, memupuk tanggung jawab dan membangun kesetiakawanan sosial.

Dalam kegiatan sehari-hari kita sering melakukan berbagai aktifitas fisik yang akan meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori), misalnya Cuci Baju (3,56 Kcal/menit), Mengemudi Mobil (2,80 Kcal/menit), Mengecat Rumah (3,50 Kcal/menit), Potong Kayu (3,80 Kcal/menit), Menyapu Rumah (3,90 Kcal/menit),Jalan Kaki dengan kec. 3,5 mil/jam (5,60 – 7,00 Kcal / menit), Mengajar (1,70 Kcal/menit), Membersihkan Jendela (3,70 Kcal/menit), Berkebun (5,60 Kcal/menit) dan Menyetrika (4,20 Kcal/menit). Aktifitas-aktifitas fisik yang sehari-hari kita lakukan ini haruslah tetap dilaksanakan.

Terdapat 5 cara melakukan aktifitas fisik yang dianjurkan untuk kita lakukan agar tetap sehat, yaitu :

1. Lakukan aktifitas fisik sekurang-kurangnya 30 menit perhari dengan baik dan benar agar bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, misalnya :
a. Turun bus lebih awal menuju tempat kerja yang kira-kira menghabiskan 20 menit berjalan kaki dan saat pulang berhenti di halte yang menghabiskan kira-kira 10 menit berjalan kaki menuju rumah.
b. Membersihkan rumah selama 10 menit, dua kali dalam sehari ditambah 10 menit bersepeda.

2. Lakukan secara bertahap hingga mencapai 30 menit. Jika belum terbiasa dapat dimulai dengan beberapa menit setiap hari dan ditingkatkan secara bertahap.

3. Aktifitas fisik dianjurkan minimal 30 menit, lebih lama akan lebih baik.

4. Aktifitas fisik dapat dilakukan dimana saja, dengan memperhatikan lingkungan yang aman dan nyaman, bebas polusi, tidak menimbulkan cedera, misalnya : di rumah, sekolah, tempat kerja,dan tempat-tempat umum (sarana olahraga, lapangan, taman,tempat rekreasi, dll.)

5. Aktifitas fisik dapat dimulai sejak usia muda hingga usia lanjut dan dapat dilakukan setiap hari.

Mari lakukan aktifitas fisik agar kita tetap sehat.

# dari berbagai sumber
(dr. Yahmin Setiawan, MARS – Dirut Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa)

2,761 total views, 3 views today