Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

RST TANGANI PENYAKIT GANGGUAN GIZI SANGAT KURANG (LAGI)

BOGOR – Kembali penyakit gangguan gizi sangat kurang melanda balita warga Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo Bogor, Jawa Barat. Kali ini Fauzi (2.7) dilarikan ke Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa Sabtu (29/11) dikarenakan daya tahan tubuh yang lemah akibat penyakit gangguan gizi yang dideritanya sejak dua tahun terakhir

Saat ditemui di ruang rawat inap anak RST Dompet Dhuafa, Sarah ibunda Fauzi menuturkan bahwa anak bungsunya sudah sejak lahir bolak-balik berobat ke puskesmas dikarenakan kondisi kesehatan Fauzi yang sering menurun.

“Waktu bayi diketahui ada cairan di paru – parunya, sehingga Fauzi juga terkadang suka sesak,” ucap Sarah.

Selama dua tahun, Fauzi pun hanya dibawa berobat ke puskesmas oleh orang tuanya akibat keterbatasan biaya. “Selama pengobatan kondisi Fauzi juga turun naik, sembuh tapi setelah itu kambuh lagi,” tambah Sarah.

Sebelum dibawa ke RST Dompet Dhuafa dengan diantar oleh seorang relawan kesehatan, pihak keluarga pun sempat menolak karena khawatir tidak mampu membayar biaya rumah sakit, terlebih ia dan seluruh keluarganya juga tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Khaerudin ayah Fauzi bekerja sebagai pemulung di sekitar Desa Tenjo dengan pendapatan Rp 15.000,00 – Rp 20.000,00, sedangkan Sarah hanyalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan ala kadarnya tersebut harus Khaerudin gunakan untuk menghidupi istri dan empat orang anaknya.

Saat ini berat badan Fauzi hanya berkisar 6.2kg. Dokter mendiagnosa Fauzi menderita Marasmus Kwashiorkor yaitu penyakit yang disebabkan karena kekurangan kalori dan energi protein pada tubuh.

“Kondisi yang dikeluhkan pasien saat ini adalah batuk, pilek, dan sesak. Setelah dikonsultasikan ke dokter spesialis anak RST, terapi yang akan diberikan saat ini yaitu imunisasi karena pasien belum pernah mendapatkan imunisasi,” ucap perawat ruangan.

“Untuk terapi perbaikan gizinya sendiri masih menunggu konsultasi terlebih dahulu ke dokter spesialis gizi klinik RST, “ tambahnya.

Melihat perutnya seperti membuncit, beberapa tulang tubuhnya yang menonjol serta lingkar kepala tengkorak kepala yang membesar tentu memunculkan keprihatinan bagi siapapun yang melihatnya.

Fauzi tentu bukanlah balita pertama dengan kasus gangguan gizi kurang yang ditangani oleh RST Dompet Dhuafa. Hingga menjelang akhir tahun 2014 ini saja sudah lebih dari 600 pasien gangguan gizi kurang yang mendapatkan penanganan di RST. Semoga ini dapat menjadi perhatian kita semua. (tie)

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BNI Syariah 0298535912)

1,056 total views, 1 views today