Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

SEMANGAT SENJA ASMAH

BOGOR – Di kala senja usianya yang telah memasuki 65 tahun, Asmah tidak pernah menyerah untuk tetap memperjuangkan hidup di tengah himpitan ekonomi yang dialami keluarganya. Sang suami yang telah lama sakit dan sudah tidak produktif membuat ia harus bertahan hidup mencari nafkah sendiri demi mendapatkan sesuap nasi.

Penyakit asma yang telah lama dideritanya pun seakan menjadi tak berarti ketika ia harus berkeliling menjajakan gorengan yang dibuat sendiri ke kampung-kampung, lingkungan sekolah dekat rumah bahkan sampai ke stasiun Bogor hingga stasiun Jakarta Kota.

“Kini saya hanya tinggal berdua dengan suami karena anak sudah hidup terpisah,” ungkap Asmah yang kami temui di ruang rawat inap wanita Rumah Sehat terpadu (RST) Dompet Dhuafa (21/4).

Sudah tiga hari Asmah mendapatkan perawatan di RST Dompet Dhuafa sejak ditangani kedaruratannya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RST Minggu malam. Bahkan ketika penyakit asmanya kambuh ia pun datang seorang diri tanpa didampingi keluarga.

“Saya sudah terbiasa mengerjakan semua sendirian. Dalam perjalanan ke rumah sakit saya cuma pasrah sambil menahan sakit dada yang sesak,” ucap wanita 6 orang anak ini.

Menjajakan gorengan untuk memenuhi kebutuhan hidup pun sudah dilakukan Asmah sejak dulu. Penghasilan suami yang ala kadarnya membuat ia harus ikut berjuang menghidupi keluarganya.

“Dari jualan gorengan sampai rengginang di stasiun dan ke kampung-kampung. Alhamdulillah anak ada yang nyampe ke SMA sekarang juga yang bungsu sudah kerja dan bisa kuliah dengan penghasilannya sendiri,” ungkap warga Bantar Kambing Bogor ini.

Meskipun kadang mendapatkan tambahan dana dari anak-anaknya namun Asmah tidak mau terlena begitu saja. Usia senja tidak membuat Asmah kehilangan semangat untuk tetap bekerja memperjuangkan hidupnya dan tetap setia merawat suami yang membutuhkan kasih sayang dan perhatiannya.

Kini Asmah pun tidak memiliki keinginan yang muluk-muluk. Diberikan nikmat sehat saja ia sudah bersyukur.

“Semoga saya bisa lekas sembuh, dapat berjualan lagi dapat aktivitas lagi,” harapnya.

Selamat Hari Kartini

Semoga semangat serta perjuangan Asmah di kala senja dapat menjadi inspirasi emansipasi wanita masa kini.(tie)

Salurkan Donasi Anda melalui rekening di bawah ini:

Infak (BNI Syariah 0298535912)

1,081 total views, 1 views today