Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

Archive for May 2015

Mei 28, 20152 years ago

MENYUSUI YANG BENAR

Menyusui itu gampang, tapi sebagian ibu menemukan bahwa menyusui tak semudah kelihatannya. Sebagian ibu merasa bayinya menyusu kuat tapi tampak masih lapar, sebagian lagi merasa kesakitan setiap menyusui, dan sebagian bayi tampak tidak suka dan menolak saat akan disusui. Banyak ibu menghadapi berbagai kendala dan tantangan dalam menyusui sehingga timbullah pertanyaan,“bagaimana  cara menyusui yang benar ?”. Read more

1,487 total views, 1 views today

Mei 26, 20152 years ago

MIMPI YANG TERHENTI

BOGOR. Jika anda masuk ke dalam Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa, maka akan banyak sekali pengalaman dan pembelajaran berharga yang akan didapatkan. Hal ini akan memotivasi diri anda untuk menghargai dan mensyukuri nikmat Allah yang begitu melimpah. Pelajaran ini tidak dari lembaga pendidikan, melainkan dari pasien yang begitu luar biasa menjalani rutinitas demi memenuhi kebutuhan untuk menjadi orang sehat. Read more

1,259 total views, no views today

Mei 23, 20152 years ago

SENJA SUTIRAH MENCARI BERKAH

BOGOR. Produktif kini tak mengenal usia dan waktu, selama masih ada kesempatan produktif tetap dilakukan. Ini adalah bentuk syukur kita atas apa yang telah dianugerahkan. Sutirah (60) merupakan salah satu penjual makan di kantin Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa. Semenjak RST Dompet Dhuafa didirikan, pada saat itu juga Sutirah mulai menjual Soto Ayam dan Soto Daging. Sebagai tulang punggung keluarga, Sutirah berpenghasilan bersih sebesar 30.000 rupiah. Ia harus menghidupi suami, Dondon (73), yang kini tidak produktif sejak menderita sakit prostat. Read more

1,190 total views, no views today

Mei 20, 20152 years ago

SEMANGAT MAMAT BEKERJA UNTUK KELUARGA

BOGOR – Sri Rahayu (24) sedang duduk menatap sang ayah yang tak sadarkan diri, Mamat Rahmat (63). Ini ketiga kalinya Mamat dirawat di Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa dengan penyakit yang sama yaitu asma. “Pada pengobatan yang kedua dirawat inap pada 5 – 12 Mei 2015, hasil medis menunjukan adanya bakteri Tuberculosis di paru-parunya” ungkap perawat ruangan. Sebelumnya dikarenakan keadaan ekonomi yang serba kekurangan menyebabkan Mamat hanya dapat berobat di Puskesmas dekat rumah serta mengkonsumsi obat yang dijual di toko atau warung. Read more

1,116 total views, no views today

Pages:12Next »