Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

IBU KOMA, MARLINA TETAP MENIKAH

Pernikahan adalah hal baik dan perlu untuk disegerakan mengingat pernikahan merupakan ibadah. Hal ini di amini oleh Marlina Kurniasih (28) dan Nugraha S, yang saat ini merupakan sepasang suami istri setelah menikah pada Jumat, 1 Mei 2015 lalu. Hal yang menarik dari pernikahan ini adalah bahwa ijab-qobul ini dilakukan di Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa di Ruang HCU (High Care Unit).

Pernikahan ini berjalan lancar setelah mendapatkan ijin dari pihak RST Dompet Dhuafa. dan bagian keamanan. Ijin ini diberikan mengingat hal yang dilakukan adalah benar, “Tujuan mereka positif, sebelumnya mereka mengirim surat permohonan dan mereka sepakat untuk mengikuti prosedur lalu dari pihak manageman pun menyetujui” ucap Manajemen RST Dompet Dhuafa, Wasiah R.

Dengan suara lantang Nugraha, mempelai laki-laki, mengucapkan sumpah janji setia seumur hidup untuk menikahi sang mempelai perempuan. “Saya terima nikahnya, Marlina Kurnia Binti Suyati dengan mas kawin…..” ijap-qobul ini dilafalkan dengan lengkap oleh Nugraha (28) yang disaksikan oleh penghulu setempat, dihadapan sang ibu mempelai perempuan yang sedang terbaring koma diruang HCU RST Dompet Dhuafa. Acara kemudian di lanjutkan ke ruangan Teater Dikir RST Dompet Dhuafa

Pernikahan ini sebelumnya direncanakan setelah lebaran, namun karena alasan yang mendesak pernikahan ini harus segera dilakukan, hal ini dijelaskan oleh pihak sang mempelai perempuan kepada pihak RST Dompet Dhuafa. Dengan alasan keamanan pasien, pihak HCU hanya mengijinkan sembilan orang untuk menghadiri ijap-qobul. Rasa bahagia tak bisa disembunyikan dari keluarga mempelai ketika mengucapkan rasa terima kasih. “ Saya mewakili dari pihak Keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada RST Dompet Dhuafa. karna sudah bisa mengijinkan acara ini bisa berlangsung di rumah sakit” Ucap  Anang Kurniawan perwakilan dari mempelai perempuan.

Selain ibadah, pernikahan yang di segerakan ini pun memberikan dampak positif bagi sang ibu yang terbaring koma. Dampak positif ini diharapkan akan mempercepat proses penyembuhan bagi sang ibu. “Mudah-mudahan ini bertanda positif bagi pasien” ucap Ari Wibowo perawat  yang bertugas.

 

 

1,301 total views, 1 views today