Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

TANAMAN HERBAL, DULU DAN KINI

Indonesia merupakan negeri yang menyimpan berbagai harta karun. Harta karun dalam hal ini sapat diartikan sebagai sesuatu yang berharga, bermanfaat dan sangat sulit ditemukan dibelahan bumi lain. Harta karun yang hanya dimiliki Indonesia salah satunya adalah tanaman obat atau herbal. Hampir 80% tanaman dari seluruh total yang ada di dunia dimiliki oleh Indonesia. Dari sekitar 35.000 jenis tanaman tingkat tinggi yang tumbuh di Indonesia, 3.500 diantaranya telah dilaporkan sebagai tanaman obat.

Tanaman herbal ini digunakan sebagai obat sejak dulu. Ini ditunjukan dari berbagai bukti yang mencatat tata cara pengobatan. Misalnya saja Kitab Lontar, kitab ini banyak ditemukan di Pulau Bali yang berisikan tata cara pengobatan dasar para leluhur. Setiap helaian daun lontar memiliki panjang 30 cm yang disatukan dengan tali yang membentuk sebuah rangkaian. Penulisan daun lontar menggunakan aksara Bali. Kitab lontar ditulis khusus oleh para Balian atau ahli pengobatan tradisional Bali. Para Balian ini selayaknya tabib memliki ilmu khusus yang disebut Taksu atau kesaktian yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Kitab Lontar yang berisi naskah ini terdiri dari :

  1. Kitab Lontar Usada Ila ( tentang pengobatan penyakit lepra)
  2. Kitab Lontar Usada Carekan Tingkeb (tentang kumpulan jenis-jenis tanaman obat dan kegunaanya)
  3. Kitab Lontar Usada Tua (tentang petunjuk dan resep pengobatan yang menyerang generasi tua)
  4. Kitab Lontar Usada Dalem (tentang ramuan dan tata cara pengobatan penyakit dalam)
  5. Kitab Lontar Taru Pramana (tentang khasiat dari tanaman obat)

Selain dari Kitab Lontar, bukti sejarah tentang pengobatan asli Indonesia juga tersimpan rapi dalam kitab yang ditulis oleh para Mpu dan Naskah Publikasi yang ditulis oleh para ilmuan. Dalam Naskah publikasi terdapat beberapa cerita tentang prosesi pengobatan yang dilakukan oleh para ahli botani yang melakukan penelitian dan eksplorasi terhadap manfaat tanaman obat asli Indonesia. Naskah peninggalannya terdiri dari

  1. Naskah Kakawin Bhomaukaya (oleh Mpu Dharmaja, tahun 1115-1130 M)
  2. Naskah Gatotkaca Sraya (oleh Mpu Panuluh, tahun 1130-1157 M)
  3. Naskah Sumanasantaka (oleh Mpu Monaguna, tahun 1104-an M)
  4. Kitab Lubdhaka (oleh Mpu Tanakung, tahun 1466-1478 M)
  5. Kidung Harsawijaya (kumpulan syair lagu pada era kerajaan Singosari, tahun 1222-1292 M)
  6. Kidung Sunda (kumpulan syair lagu yang menceritakan tentang Hayam Wuruk, tahun 1540 M)

Selain dalam bentuk kitab dan naskah, bukti bahwa pengobatan menggunakan tumbuhan herbal tercantum dalam beberapa buku.Berikut adalah bukti buku-buku peninggalan yang ditulis pertamakali mengenai obat asli Indonesia:

  1. Historia Naturalist Medica Indiae (oleh Yacobus Bontius di Maluku, tahun 1627 M berisi 60 jenis tumbuhan beserta pemanfaatannya)
  2. Herbarium Amboinense (oleh Gregorius Rumphius di Maluku, tahun 1741-1755 M, tentang pemanfaatan tumbuhan dalam pemeliharaan kesehatan dan fungsinya dalam mengobati penyakit)
  3. Monograf Tumbuhan Obat di Jawa (oleh M. Horsfield, tahun 1816 M terbit di Jakarta)
  4. Indische Palnten en haar Geneeskracht (oleh Kloppenburg Versteegh di Semarang, tahun 1907 M tentang informasi penggunaan tumbuhan obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat dalam pengobatan penyakit)
  5. Het Javaanese Reseptenboek (oleh Van Hein, tahun 1871 M tentang resep pengobatan Jawa Kuno menggunakan tanaman obat)
  6. De Nuttige Palnten Van N.I (oleh M. Heyne, tahun 1927 M tentang informasi berbagai jenis tumbuhan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia)

Saat ini tumbuhan obat atau herbal tidak sulit untuk ditemui. Beberapa diantaranya sudah tersedia dan mudah utnuk ditemui disekitar kita. Sehingga pengobatan terhadap berbagai penyakit dapat dilakukan oleh diri kita. Dibawah ini terdapat beberapa tumbuhan herbal dan khasiatnya, diantaranya :

1. Bawang Merah

Salah satu bumbu dapur ini sering digunakan untuk meredahkan suhu tubuh yang tinggi pada anak-anak. Selain dapat meredahkan suhu tubuh, bawang juga memiliki manfaat menyembuhkan sembelit, masalah pendarahan di hidung, mengontrol diabetes, melindung jantung dari penyakit koroner, mengontrol tekanan darah tinggi, mengontrol kadar kolesterol, mencegah kanker dan juga bisa membantu menyembuhkan gangguan saluran kemih.

2. Daun Salam

Salam merupakan tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah maupun kebun. Manfaat daun salam untuk kesehatan juga sudah banyak dibuktikan melalui penelitian resmi. Khasiat daun rempah yang satu ini dapat digunakan sebagai obat diare, menurunkan kolesterol dan diabetes, membuat gigi putih bersih, mengobati kencing manis, menurunkan tekanan darah, mengobati maag akut, mengatasi mabuk alkohol, meringankan sakit asam urat, mengobati diare secara alami dan bisa digunakan juga untuk menurunkan berat badan.

3. Daun Sirsak

Pada daerah-daerah tertentu informasi tentang khasiat daun sirsak diwariskan Secara turun temurun . Daun sirsak dimanfaatkan oleh orang-orang Indonesia untuk mengobati beberapa penyakit. Fungsi utama dari daun sirsak yaitu membunuh sel-sel kanker pankreas, paru-paru, ginjal, pankreas, payudara, prostat, usus besar, dan leukemia.

4. Jahe

Jahe efektif untuk mencegah mabuk perjalanan, perut kembung, gangguan pencernaan, menjaga kesehatan jantung, menjaga kadar kolesterol tetap sehat, mengurangi demam dan batuk, membantu meredakan nyeri punggung dan sakit kepala migrain, meningkatkan pergerakan sendi. Selain itu jahe bermanfaat untuk merawat orang dengan gula darah tinggi dan penderita tekanan darah tinggi.

5. Jambu Biji

Manfaat jambu biji untuk mengatasi penyakit diabetes, Ooat sakit maag, obat sakit perut, masuk angin, sering kencing, radang usus besar, sariawan, sakit kulit, obat luka baru dan demam berdarah.

6. Kunyit

Khasiat kunyit sudah tidak diragukan lagi dalam dunia medis terutama jenis pengobatan tradisional. Hal tersebut sangat wajar mengingat kunyit memiliki banyak mengandung zat-zat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Kunyit dapat digunakan untuk memperlancar ASI, melancarkan haid, obat diabetes militus (kencing manis), untuk menambah darah, obat disentri, serta dapat digunakan juga untuk mencegah kanker dan tumor.

7. Sawi Hijau

Sawi hijau mempunyai manfaat menjaga kulit dan rambut, menyehatkan tulang, mencegah kanker, mengobati diabetes, mencegah sembelit, mempertahankan pencernaan yang sehat, serta dapat juga membantu untuk tidur dan suasana hati. Namun ada baiknya bagi penderita batu ginjal untuk tidak berlebihan dan lebih hati-hati dalam mengkonsumsi sawi hijau, karena sawi hijau memiliki kandungan vitamin K lebih dari 500 Mg.

8. Ubi Rambat

Kandungan utama nutrisi dalam ubi jalar seperti Vitamin A, C dan E, beta karoten, magnesium, kalium dan juga kaya oksidan. Ada banyak jenis varietas ubi jalar,  biasanya yang kita tahu dari perbedaan warna seperti oranye, putih, kuning, merah dan warna ungu. Ubi rambat dapat dimanfaatkan untuk mencegah kanker, mengontrol gula darah, anti penuaan dini, membuat kulit tampak lebih sehat, merawat elastisitas kulit, mencegah serangan jantung dan juga mampu menurunkan tingkat stress serta kram otot.

808 total views, 1 views today