Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

DO’A UNTUK SANG BAYI

Duka dalam yang tidak bisa disuratkan dengan kata-kata. Sedih yang terlalu menyesakan dada yang juga tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ibu mana yang tidak rapuh hatinya mengetahui anaknya yang baru beberapa mencicipi udara dunia dan kini terbaring di tabung incubator, ruang  As-salam RS Rumah Sehat Terpadu DD.

Kesedihan dalam ini dirasakan oleh Irmawati (25) dan suami, Aris (25). Ini terjadi karena terjadia kelainan pada kelahiran anak kelimanya. Berdasarkan keterangan perawat yang menangani, ketika proses kelahiran ketubannya berwarna hijau dan plasentanya rapuh. Keadaan ini diyakinkan dengan sang bayi tidak menangis selama lima menit ketika keluar dari kandungan. Kemudian perawat melakuakn pompa jantung kepada bayi dan akhirnya bayi pun menangis.

Kondisi bayi Irmawati menunjukan kondisi kuning, selain karena gula darah yang hanya pencapai 20 mg/dL padahal bayi normal akan mencapai 47 mg/dL. Juga karena jumlah bilirubin yang sudah mencapai 49 mg/dL dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Kadar hemoglobin dalam bayi ini pun kecil, yakni hanya 7 gr/dL padahal jumlah normal pada bayi yang baru lahir adalah 11 – 19 gr/dL.

Tindakan yang dilakukan untuk sang bayi adalah pemeriksaan apakah ada kelainan darah atau tidak. Ini dilakukan sebelum melakukan transfusi darah agar tidak terjadi kesalahan. Pemeriksaan darah ini dilakukan ke beberapa rumah sakit besar untuk mendapat hasil yang signifikan.

Hal yang menarik dari ruang tempat Irmawati dirawat adalah disana terdapat ibu dari masing-masing suami dan istri yakni May (45) dan Anisa (46). Keduanya setia menemani putra dan putri mereka dalam kondisi seperti ini. Berdasarkan keterangan salah satu orang tua pasangan ini adalah bahwa sebelum kelahiran anak kelima ini yakni keempat anak sebelumnya adalah meninggal dengan kondisi terjadi kelainan kuning. keempat bayi itu meninggal dalam kurun waktu satu hingga tiga hari setelah dilahirkan.

“Kami berharap bayi ini sehat dan mengalami pertumbuhan yang sempurna. Rencana nama bayi kami adalah Maula” ucap salah satu orang tua pasangan Aris dan Irmawati. Melihat kondisi Irmawati yang kala itu tengah terbaring adalah masih dalam keadaan sedih yang dalam. Sesekali menghapus air mata yang jatuh secara tidak sadar. Dalam diam, semua sudah memahamai bagaimana kesedihan yang dirasakan, mengingat empat anak sebelumnya tiada. Maka, doa dan dukungan tiada hentinya akan diberikan oleh keluarga dari kami. Do’a tak hentinya kita panjatkan dan bantuan tidak hentinya kita ulurkan. Bantuan dapat dilakukan dengan konfirmasi Humas RS Rumah Sehat Terpadu DD di nomor 0823 1181 0128. Bantuan dapat pula melalui donasi ke rekening kami di BNI Syariah dengan nomor rekening 0298535912 atas nama Yayasan Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa. (um)

1,023 total views, 2 views today