Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

PERKEMBANGAN PADA ANAK

Pada masa anak-anak adalah masa untuk mereka menyerap semua hal yang ada dilingkungannya. Karena pada masa ini anak-anak memiliki perekmbangan yang berubah-ubah. Untuk itu sangat perlu untuk mengetahui bagaimana perkembangan anak-anak.

Masa Bayi (usia 0-2th)

Beberapa ciri yang menunjukan adanya proses perkembang pada bayi usia 0 – 2 tahun adalah, adanya perkembang fisik, yang ditunjukan dengan bertambahnya ukuran, panjang, dan berat badan bayi. Kemudian, perkembang motorik, seperti adanya respon bayi terhadap rangsang berupa gerakan seluruh tubuh dan reflek atau gerakan tanpa sadar. Contoh, mengangkat kepala, dada telungkup, merangkak, duduk, berdiri, jalan dan seterusnya. Selanjutnya perkembangan befikir (kognitif), ditandai dengan munculnya perasaan ingin tahu. Serta perkembang emosi dan sosial, seperti tidur nyenyak, berceloteh, dan tertawa.

Masa anak prasekolah

Usia anak pada masa ini adalah 2-6 tahun, beberapa ciri perkembangan pada masa ini adalah Perkembangan motorik, perkembangan otak yang mengatur sistem saraf-saraf otot (neuromuskular) memungkinkan anak-anak usia ini lebih lincah dan aktif bergerak. Pada perkembangan motorik masa ini diawali dengan kemampuan untuk berdiri satu kali selama 1-5 detik, melompat dengan satu kaki, berjalan dengan tumit dan berjalan dengan bantuan. Perkembang motorik halus mulai ditunjukan yakni dengan menggoyangkan jari-jari kaki, menggambar dua atau tiga bagian, mampu menjepit benda, melambaikan tangan, makan sendiri, minum dari cangkir dengan bantuan, makan dengan jari, dan membuat coretan diatas kertas.

Perkembangan kognitif, sudah mulai menunjukkan perkembangan dan anak sudah mempersiapkan diri untuk memasuki sekolah. Namun, kemampuan anak belum mampu menilai sesuatu berdasarkan apa yang mereka lihat dan anak membutuhkan pengalaman belajar dengan lingkungan dan orang tuanya .

Perkembangan komunikasi, perkembangan komunikasi pada usia ini dapat ditunjukkan dengan perkembangan bahasa anak dan memahami kurang lebih 10 kata. Pada tahun kedua sudah mampu 200-300 kata dan masih terdengan kata-kata ulangan. Pada usia 3 tahun anak sudah mampu menguasai 900 kata dan banyak kata-kata yang digunakan seperti apa, mengapa, kapan, dan bagaimana. Perlu diingat bahwa pada usia ini anak masih belum fasih dalam berbicara.

Perkembangan psikologis, pada usia 2 atau 3 tahun seorang anak mulai melihat kemampuan tertentu dalam dirinya. Sikap terhadap orang lain mulai berubah. Anak pada usia ini mulai mengikuti kehendaknya sendiri, ia sering membantah, masa ini disebut juga sebagai masa negatifitas yang pertama, masa negatifitas tumbuh pada usia 5-6 tahun. Anak dalam perkembangan kepribadianya selalu membutuhkan seorang tokoh untuk identifikasi, identifikasi berarti dorongan untuk menjadi identik (sama) dengan orang lain. Pada masa ini biasanya tokoh yang ingin disamai adalah ayah atau ibu.

Perkembangan moral, pada masa ini anak sudah memiliki dasar-dasar dari sikap-sikap moralitas terhadap kelompoknya. Kalau sebelumnya anak diajarkan tentang apa yang benar dan apa yang salah maka pada masa ini lebih ditunjukkan mengenai bagaimana ia harus bertingkah laku. Anak harus dapat merasakan dampak positif dari tingkah lakunya yang sesuai dikelompok sosialnya dan dampak negatif apabila tidak berlaku dengan baik. Anak juga mengenal suatu tindakan itu baik jika diberikan penghargaan dari orang tuanya.

Perkembang sosial, dunia pergaulan anak menjadi sangat luas dan keterampilan penguasaan dalam bidang fisik, motorik dan emosi sudah lebih meningkat. Anak makin ingin melakukan bermacam-macam kegiatan. Pada masa ini anak dihadapkan pada tuntutan sosial dan munculnya emosi baru. Bila orang tua dan lingkungan memberi kebebasan dan kesempatan untuk melakukan kegiatan, maka hal ini tidak akan menghambat kreasi anak dalam bermain sehingga anak akan berkembang menjadi inisiatif. Sebaliknya, apabila ajaran moral disiplin ditanamkan terlalu keras dan kaku, maka akan timbul rasa bersalah.

Pahami prilaku anak-anak sedini mungkin, guna mengetahui bagaimana perkembangan yang dilaluinya. Sebagai orang tua, hal ini sangat penting dijadikan sebagai suatu pelajaran untuk menentukan perkembangan anak selanjutnya.

#diperoleh dari berbagai sumber

996 total views, 1 views today