Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

Archive for March 2016

Maret 23, 20161 year ago

PENGALAMAN SEBAGAI PERAWAT POLIKLINIK BEDAH DALAM MERAWAT OSTOMATE

Saya seorang perawat. Saat ini bertugas di poliklinik bedah.  Setiap hari menangani berbagai macam  kondisi pasien.  Setiap pasien mendapatkan perlakuan sesuai kondisinya, penanganan ringan hingga berat. Keikhlasan menjalani pekerjaan yang berhadapan dengan luka, kotoran, dan darah memberikan banyak pelajaran hidup yang berharga. Saya akan menceritakan sebuah peristiwa ketika menangani pasien stoma.

Suatu siang saat saya sedang sibuk di poliklinik bedah mengganti verband, telepon berdering, dokter spesialis anak menelpon dan menanyakan  kesanggupan poli bedah untuk bisa atau tidaknya mengganti kantong stoma pasien beliau. Dan saya yakinkan bahwa kami di poli bedah insyaallah siap dan sanggup melakukan permintaan beliau. Saya meminta dokter spesialis anak tersebut untuk meresepkan kantong stoma 5pcs untuk 1 bulan.

Apa itu stoma?  Banyak yang bertanya dan kurang memahami tentang stoma. Stoma adalah lubang buatan pada perut berupa usus yg dikeluarkan untuk mengalirkan feses.
Anak tersebut disebut ostomate. Ostomate adalah sebutan bagi pasien yang memiliki stoma.

Dengan bekal belajarku sebagai certified stoma therapys saya harap bisa membantu adik ini, ia dioperasi sejak usia 4 hari, karena hirscprung. Hirschprung adalah kelainan usus sejak lahir dimana terdapatnya penyumbatan pada usus besar karena otot dalam usus tidak bergerak dengan sempurna dan sel saraf pada usus berhenti berkembang sehingga tidak dapat mendorong feses keluar.

Sambil saya mempersiapkan alat yg diperlukan, terlebih dahulu saya mengkaji kondisi bayi ostomate yang masih berusia satu bulan ini. Lalu sang ibu dengan nada sedih dan suara yg bergetar bercerita. Beliau merasa kebingungan dengan kondisi kantong BAB yang selalu bocor, dalam satu hari bisa ada 2 kali ganti kantong, sedangkan dari rs tempat anakya diooperasi  hanya mendapatkan stok sebanyak 4pcs untuk satu bulan, sang ibu pernah beberapa kali membeli kantong dengan harga perkantong sekitar Rp.45.000. Saya mendengarkan dengan seksama, saya akan berusaha sesuai kemampuan untuk mencari solusi agar pasien dapat terbantukan.

 

Tindakan selanjutnya yang saya lakukan setelah mengamati stoma, saya membuka kantong stoma yg sudah bocor secara perlahan dengan mengusahakan seminimal mungkin rasa sakit. Bayi ostomate ini menangis terus menerus, setelah saya lihat ternyata iritasi sekitar stoma lah yg membuat adik ini menangis kesakitan.  Saya bayangkan  bagaimana perihnya luka lecet, itulah kiranya yang dirasakannya.  

Selanjutnya saya membersihkan feses sekitar stoma dengan air hangat secara perlahan hingga benar benar bersih dan kering. Sayang sekali sedang tidak ada topical terapy untuk mengatasi kondisi luka sekitar stomanya di poliklinik, dan saya belum bisa berbuat banyak hari itu. Yang dapat saya lakukan hanya mengaplikasikan kantong stoma dengan merk yang berbeda dari yang sebelumnya.

Pikir saya kala itu adalah pasien membutuhkan  hidrokoloid pasta tapi poliklinik tidak tersedia dan bila meminta dari depo obat, harus melewati birokrasi permintaan alkes (alat kesehatan) dan tidak bisa langsung tersedia di depo obat. Sedangkan pasien perlu tindakan cepat dan tepat. Dengan berbagai pertimbangan, saya hanya melakukan tindakan mengganti kantongnya dengan yang baru. Dan berharap dengan kantong baru semoga bertahan lebih lama dengan tambalan plester disekelilingnya.

Saya berikrar sebagai stoma therapys untuk siap dihubungi dan menjawab kerisauan ostomate 24 jam, maka ibu dari pasien tersebut saya berikan nomor HP saya,  bila sewaktu waktu kantong bocor dan sang ibu mengalami kesulitan dalam merawat stoma anaknya ia dapat segera menghubungi. Dan dugaan saya benar keesokan harinya sang ibu menghubungi saya mengabarkan kantongnya bocor. Saya minta pasien untuk dibawa kembali ke RS esok harinya. Segera setelah mendapatkan kabar dari ibu pasien, saya melakukan order hidrokoloid pasta dan menyiapkannya untuk tindakan berikutnya bagi pasien.

Alhamdulillah dengan bantuan Allah dana untuk pembelian pasta saya dapatkan dari hamba Allah yang bersedia menyumbang setelah saya ceritakan kondisi salah satu pasien saya tersebut

Tibalah hari sabtu, meskipun bukan jadwal praktek saya di poliklinik bedah, namun tidak ada kata malas untuk melayani pasien ostomate dengan kondisi darurat. Pasien telah datang dan saya menyiapkan peralatan yg dibutuhkan, dilanjutkan dengan membersihkan area stoma. Kantong yang bocor diganti dengan kantong baru. Saya modifikasikan kantong dengan mengaplikasikan hidrokoloid pasta. Semoga kantong bisa awet dan tidak cepat bocor. Iritasi pun bisa cepat membaik.

Sepanjang perlakuan yang saya kerjakan, sang ibu tak hentinya mengucapkan terimakasih yang tulus dan dalam. Ada perasaan yang sulit terucap, sebagai manusia saya merasa sangat bersyukur dapat membantu mengaplikasikan ilmu. Sang ibu mengaku merasa lebih tenang sejak diberi jalan oleh Allah untuk datang ke RS Dompet Dhuafa ini. Satu hal yang beliau sayangkan, di RS sebelumnya beliau hanya bertemu dokter bedah satu kali pada saat operasi. Selanjutnya beliau merasa sulit untuk bertemu dokter, karena dokter tersebut sibuk operasi dan pasiennya sangat banyak.

Setiap datang konsultasi, suster perawat hanya meresepkan kantong saja. Tanpa melihat kondisi stoma anaknya. Kondisi yang saya temui sebelum dilakukan tindakan adalah luka jahitan yang masih belum terangkat meski sudah hampir satu bulan, dan ada iritasi sekitar stoma. Alhamdulillah kini sudah teratasi. Saya tetap memotivasi sang ibu untuk datang kontrol bertemu dokter karena itu adalah salah satu hak pasien.

Juga  untuk memastikan kapan jadwal penutupan stoma anaknya serta meminta penjelasan yang sejelas jelasnya terkait penyakit yang dialami anaknya, saya sampaikan salam untuk dokter bedah tersebut melalui sang ibu, sebagai perantara silaturahmi. Bagi setiap dokter bedah RS manapun, jangan pernah  ragu untuk merefer pasien stoma yg membutuhkan perawatan, poliklinik bedah RS Dompet Dhuafa siap membantu.

Sekian pengalaman saya.

 Untuk kawan sejawat , mungkin berpikir tentang bahwa apa yg saya lakukan sehari hari adalah hal yang menjijikkan. Saya menangani luka, segala macam bau-bauan, feses, urin, dan berbagai macam kotoran di poliklinik bedah. Ini adalah amanat Allah. Saya ikhlas dan apabila dilakukan dengan cinta, bergelut didalamnya menjadi luar biasa. Harapan besar, doa dan tawakal agar yang bau menjadi harum, luka iritasi menjadi sembuh, dan segala kotoran menjadi bersih. Setiap profesi memiliki kepuasan terhadap pencapaian nuraninya masing masing.

Salam Cinta dari Perawat stoma Indonesia.

PENGALAMAN SEBAGAI PERAWAT POLIKLINIK BEDAH DALAM MERAWAT OSTOMATE

Saya seorang perawat. Saat ini bertugas di poliklinik bedah.  Setiap hari menangani berbagai macam  kondisi pasien.  Setiap pasien mendapatkan perlakuan sesuai kondisinya, penanganan ringan hingga berat. Keikhlasan menjalani pekerjaan yang berhadapan dengan luka, kotoran, dan darah memberikan banyak pelajaran hidup yang berharga. Saya akan menceritakan sebuah peristiwa ketika menangani pasien stoma.

Suatu siang saat saya sedang sibuk di poliklinik bedah mengganti verband, telepon berdering, dokter spesialis anak menelpon dan menanyakan  kesanggupan poli bedah untuk bisa atau tidaknya mengganti kantong stoma pasien beliau. Dan saya yakinkan bahwa kami di poli bedah insyaallah siap dan sanggup melakukan permintaan beliau. Saya meminta dokter spesialis anak tersebut untuk meresepkan kantong stoma 5pcs untuk 1 bulan.

Apa itu stoma?  Banyak yang bertanya dan kurang memahami tentang stoma. Stoma adalah lubang buatan pada perut berupa usus yg dikeluarkan untuk mengalirkan feses.
Anak tersebut disebut ostomate. Ostomate adalah sebutan bagi pasien yang memiliki stoma.

Dengan bekal belajarku sebagai certified stoma therapys saya harap bisa membantu adik ini, ia dioperasi sejak usia 4 hari, karena hirscprung. Hirschprung adalah kelainan usus sejak lahir dimana terdapatnya penyumbatan pada usus besar karena otot dalam usus tidak bergerak dengan sempurna dan sel saraf pada usus berhenti berkembang sehingga tidak dapat mendorong feses keluar.

Sambil saya mempersiapkan alat yg diperlukan, terlebih dahulu saya mengkaji kondisi bayi ostomate yang masih berusia satu bulan ini. Lalu sang ibu dengan nada sedih dan suara yg bergetar bercerita. Beliau merasa kebingungan dengan kondisi kantong BAB yang selalu bocor, dalam satu hari bisa ada 2 kali ganti kantong, sedangkan dari rs tempat anakya diooperasi  hanya mendapatkan stok sebanyak 4pcs untuk satu bulan, sang ibu pernah beberapa kali membeli kantong dengan harga perkantong sekitar Rp.45.000. Saya mendengarkan dengan seksama, saya akan berusaha sesuai kemampuan untuk mencari solusi agar pasien dapat terbantukan.

 

Tindakan selanjutnya yang saya lakukan setelah mengamati stoma, saya membuka kantong stoma yg sudah bocor secara perlahan dengan mengusahakan seminimal mungkin rasa sakit. Bayi ostomate ini menangis terus menerus, setelah saya lihat ternyata iritasi sekitar stoma lah yg membuat adik ini menangis kesakitan.  Saya bayangkan  bagaimana perihnya luka lecet, itulah kiranya yang dirasakannya.  

Selanjutnya saya membersihkan feses sekitar stoma dengan air hangat secara perlahan hingga benar benar bersih dan kering. Sayang sekali sedang tidak ada topical terapy untuk mengatasi kondisi luka sekitar stomanya di poliklinik, dan saya belum bisa berbuat banyak hari itu. Yang dapat saya lakukan hanya mengaplikasikan kantong stoma dengan merk yang berbeda dari yang sebelumnya.

Pikir saya kala itu adalah pasien membutuhkan  hidrokoloid pasta tapi poliklinik tidak tersedia dan bila meminta dari depo obat, harus melewati birokrasi permintaan alkes (alat kesehatan) dan tidak bisa langsung tersedia di depo obat. Sedangkan pasien perlu tindakan cepat dan tepat. Dengan berbagai pertimbangan, saya hanya melakukan tindakan mengganti kantongnya dengan yang baru. Dan berharap dengan kantong baru semoga bertahan lebih lama dengan tambalan plester disekelilingnya.

Saya berikrar sebagai stoma therapys untuk siap dihubungi dan menjawab kerisauan ostomate 24 jam, maka ibu dari pasien tersebut saya berikan nomor HP saya,  bila sewaktu waktu kantong bocor dan sang ibu mengalami kesulitan dalam merawat stoma anaknya ia dapat segera menghubungi. Dan dugaan saya benar keesokan harinya sang ibu menghubungi saya mengabarkan kantongnya bocor. Saya minta pasien untuk dibawa kembali ke RS esok harinya. Segera setelah mendapatkan kabar dari ibu pasien, saya melakukan order hidrokoloid pasta dan menyiapkannya untuk tindakan berikutnya bagi pasien.

Alhamdulillah dengan bantuan Allah dana untuk pembelian pasta saya dapatkan dari hamba Allah yang bersedia menyumbang setelah saya ceritakan kondisi salah satu pasien saya tersebut

Tibalah hari sabtu, meskipun bukan jadwal praktek saya di poliklinik bedah, namun tidak ada kata malas untuk melayani pasien ostomate dengan kondisi darurat. Pasien telah datang dan saya menyiapkan peralatan yg dibutuhkan, dilanjutkan dengan membersihkan area stoma. Kantong yang bocor diganti dengan kantong baru. Saya modifikasikan kantong dengan mengaplikasikan hidrokoloid pasta. Semoga kantong bisa awet dan tidak cepat bocor. Iritasi pun bisa cepat membaik.

Sepanjang perlakuan yang saya kerjakan, sang ibu tak hentinya mengucapkan terimakasih yang tulus dan dalam. Ada perasaan yang sulit terucap, sebagai manusia saya merasa sangat bersyukur dapat membantu mengaplikasikan ilmu. Sang ibu mengaku merasa lebih tenang sejak diberi jalan oleh Allah untuk datang ke RS Dompet Dhuafa ini. Satu hal yang beliau sayangkan, di RS sebelumnya beliau hanya bertemu dokter bedah satu kali pada saat operasi. Selanjutnya beliau merasa sulit untuk bertemu dokter, karena dokter tersebut sibuk operasi dan pasiennya sangat banyak.

Setiap datang konsultasi, suster perawat hanya meresepkan kantong saja. Tanpa melihat kondisi stoma anaknya. Kondisi yang saya temui sebelum dilakukan tindakan adalah luka jahitan yang masih belum terangkat meski sudah hampir satu bulan, dan ada iritasi sekitar stoma. Alhamdulillah kini sudah teratasi. Saya tetap memotivasi sang ibu untuk datang kontrol bertemu dokter karena itu adalah salah satu hak pasien.

Juga  untuk memastikan kapan jadwal penutupan stoma anaknya serta meminta penjelasan yang sejelas jelasnya terkait penyakit yang dialami anaknya, saya sampaikan salam untuk dokter bedah tersebut melalui sang ibu, sebagai perantara silaturahmi. Bagi setiap dokter bedah RS manapun, jangan pernah  ragu untuk merefer pasien stoma yg membutuhkan perawatan, poliklinik bedah RS Dompet Dhuafa siap membantu.

Sekian pengalaman saya.

 Untuk kawan sejawat , mungkin berpikir tentang bahwa apa yg saya lakukan sehari hari adalah hal yang menjijikkan. Saya menangani luka, segala macam bau-bauan, feses, urin, dan berbagai macam kotoran di poliklinik bedah. Ini adalah amanat Allah. Saya ikhlas dan apabila dilakukan dengan cinta, bergelut didalamnya menjadi luar biasa. Harapan besar, doa dan tawakal agar yang bau menjadi harum, luka iritasi menjadi sembuh, dan segala kotoran menjadi bersih. Setiap profesi memiliki kepuasan terhadap pencapaian nuraninya masing masing.

Salam Cinta dari Perawat stoma Indonesia.

 

 

982 total views, 3 views today

Maret 21, 20161 year ago

AKAR TIDAK TERLIHAT NAMUN MEMILIKI BANYAK MANFAAT

Tanaman obat ialah jenis tanaman yang berkhasiat sebagai penyembuh, dapat digunakan sebagai obat, dan secara empiris terbukti efektifitasnya. Secara naluriah, manusia akan berusaha untuk memelihara kesehatan dan mengobati penyakitnya. Usaha itu tentu menghasilkan temuan-temuan yang kemudian diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi menjadi suatu sistem kesehatan dan pengobatan yang baku. Hal ini telah terjadi selama berabad-abad, sejak masa prasejarah sampai masa sejarah.

Pada jaman Mesir kuno, para budak diberi ransum bawang setiap hari untuk membantu menghilangkan banyak penyakit demam dan infeksi yang umum terjadi pada masa itu. Sejak itu catatan pertama tentang penulisan tanaman obat dan berbagai khasiatnya telah dikumpulkan oleh orang-orang mesir kuno. Dimana saat itu para pendeta Mesir kuno telah melakukan dan mempraktekkan pengobatan herbal. Dari abad 1500 SM telah tercatat berbagai tanaman obat, termasuk jintan dan kayu manis.

Bangsa Yunani kuno juga banyak menyimpan catatan mengenai penggunaan tanaman obat yaitu Hyppocrates (Tahun 466 Sebelum Masehi), Theophrastus (Tahun 372 Sebelum Masehi) dan Pedanios Dioscorides (Tahun 100 Sebelum Masehi) membuat himpunan keterangan terinci mengenai ribuan tanaman obat dalam De Materia Medica. Orang-orang Yunani kuno juga telah melakukan pengobatan herbal. Mereka menemukan berbagai tanaman obat baru, seperti rosemary dan lavender pada saat mengadakan perjalanan ke berbagai daratan lain.

Sementara itu, di China, penggunaan tanaman obat berlangsung sekitar 3.000 tahun yang lalu, ketika muncul penyembuhan kerapuhan tulang oleh dukun Wu. Pada waktu itu, penyakit ini diyakini disebabkan oleh kekuatan jahat, sehingga menurut dukun Wu diperlukan obat dari tanaman untuk mengusir kekuatan jahat itu. Bahkan, bahan penyembuhan tertua dalam sejarah telah ditemukan di China, di mana makam seorang bangsawan Han ditemukan untuk menyimpan data medis yang ditulis pada gulungan sutra. Gulungan sutra berisi daftar 247 tumbuh-tumbuhan dan bahan-bahan yang digunakan dalam menyembuhkan penyakit.

Di Inggris, penggunaan tanaman obat dikembangkan bersamaan dengan didirikannya biara-biara di seluruh negeri. Setiap biara memiliki tamanan obat masing-masing yang digunakan untuk merawat para pendeta maupun para penduduk setempat. Pada beberapa daerah, khususnya Wales dan Skotlandia, orang-orang Druid dan para penyembuh Celtik menggunakan obat-obatan dalam perayaan agama dan ritual mereka. Pengetahuan tanaman obat semakin berkembang dengan terciptanya mesin cetak pada abad ke 15, sehingga penulisan mengenai Tanaman-Tanaman Obat dapat dilakukan.

Pengobatan tradisional sendiri menurut Undang-undang No 36/2009 tentang Kesehatan melingkupi bahan atau ramuan berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan. Sesuai dengan pasal 100 ayat (1) dan (2), sumber obat tradisional yang sudah terbukti berkhasiat dan aman digunakan akan tetap dijaga kelestariannya dan dijamin Pemerintah untuk pengembangan serta pemeliharaan bahan bakunya.

Dalam bagian tumbuhan hampir semua memili peran penting. Dari daun, batang, bunga hingga bagian yang tidak terlihat, yakni akar. Meskipun tidak muncul dipermukaan, akar pohon memiliki manfaat yang tidak kalah penting dengan bagian tumbuhan lainnya. Berikut terdapat beberapa akar pohon yang bermanfaat untuk pengobatan herbal.

Akar Pohon Aren

Seperti yang kita kenal Aren adalah tanaman yang banyak digunakan untuk menghasilkan gula merah yang berkelas, yang biasa disebut dengan gula aren, tanaman ini hampir dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Ternyata akar dari pohon aren juga memiliki khasiat pengobatan. Kandungan dari akar cabang aren adalah kalium dan silikat yang memiliki khasiat diuretika (memperlancar buang air kecil).

Akar Pohon Pepaya

Siapa yang tidak kenal tanaman yang satu ini, hampir semua bagian dari tanaman ini mempunyai kegunaan dan khasiat untuk mengobati berbagai penyakit, dimulai dari buah, daun, hingga akarnya. Akar pohon pepaya mengandung zat-zat papalna, kalium, midosim, papayatin, damar, dan tasin. Akar pepaya memiliki kemampuan untuk membasmi cacing yang merugikan dalam tubuh.

Akar Pohon Pule

Tanaman pule dapat ditemukan di berbagai daerah, terutama di pula Jawa. Akar dan pangkal batang pule ternyata banyak dimanfaatkan untuk bahan obat, kandungan zat yang terdapat pada akar pule diantaranya alkaloida agnalima dan alkaloida serpentina. Zat-zat yang terdapat pada akar dan pohon pule berkhasiat mengobati penyakit hipertensi.

Akar Tanaman Bengle

Bengle memang dikenal sebagai tanaman obat murni yang bisa mengobati banyak penyakit. Akar tanaman ini mengandung senyawa kimia seperti damar yang lunak, lemak, minyak atsiri, goun, gula, asam-asam organik, mineral dan abumivoida. Akarnya dapat dimanfaatkan sebagai penghangat badan.

Akar Temu Ireng ( Temu Hitam )

Tanaman ini dapat ditemukan hampir di seluruh daerah di Indonesia. Senyawa kimia dari akar tunggal temu ireng adalah minyak atsiri. Akar tanaman ini berkhasiat untuk bahan obat gosok untuk mengobati badan pegal dan penyakit rematik.

Akar dan Rimpang Kunyit

Kandungan senyawa-senyawa kimia kunyit diantaranya minyak atsiri, hidrat arang, damar, goum, dan pati sangat baik sekali untuk digunakan sebagai obat diare, karnimative, stabisida, dan kologoga.

Rimpang Temu Giring

Jenis temu yang satu ini rimpangnya memiliki khasiat untuk mengobati penyakit cacingan atau dalam ilmu kedokteran di kenal sebagai obat antelmintika.

Rimpang Temu Lawak

Temu lawak juga merupakan tanaman obat yang sangat familiar di Indonesia dan tanaman ini telah banyak diekstrak secara modern dan dipasarkan sebagai obat atau suplemen. Kandungan zat penting pada rimpang temu lawak diantaranya minyak atsiri, yang memiliki khasiat sebagai obat antispasmodik saluran cerna (anti kejang) dan kolagoga.

Rimpang Laos

Kandungan senyawa-senyawa kimia dari Laos diantaranya kaunferida, hablur, golangin, hablur kuning, dan minyak atsiri kuning. Laos memiliki khasiat karavinativa, obat panu (anti jamur).

Akar Alang-alang

Tanaman ini bisanay dianggap sebagai tanaman pengganggu, karena dapat tumbuh liar dan menjadi semak, namun ternyata akar alang-alang memiliki khasiat untuk mengobati penyakit tertentu. Kandung zat dari akar alang-alang diantaranya damar, asam kermik, dan logam alkali memiliki khasiat sebagai diuretika (memperlancar buang air seni).

Rimpang Jahe

Jahe mengandung senyawa kimia seperti minyak atsiri, zigibetol, borneol, zigiberin, zingeton, falandren, sineol, kanfen, damar, pati, okoresim, asam organik, dan gingerim. Khasiat rimpang jahe diantaranya sebagai membuang gas perut (mengurangi kembung), memperlancar keluarnya keringat, dan meningkatkan gairah dan tenaga.

Rimpang Kencur

Kencur telah digunakan sebagai bahan jamu atau obat sejak dahulu, kandungan zat kimia berkhasiat seperti minyak atsiri, kanferin, alkalaoida, goum dan mineral pati sangat baik untuk mengobati perut kembung, mengencerkan dahak, melancarkan keringat, dan meningkatkan stamina secara umum.

#diperoleh dari berbagai sumber

844 total views, 2 views today

Maret 11, 20161 year ago

BAHAYA PENYAKIT DARI GIGITAN NYAMUK

Gigitan nyamuk mungkin tidak hanya meninggalkan benjolan yang gatal dan menjengkelkan. Nyamuk dapat juga menularkan penyakit. Sifatnya yang berpindah-pindah dari satu tempat ketempat yang lain membuatnya menjadi sumber pembawa penyakit, khususnya penyakit menular.

Penyakit yang diakibatkan dari gigitan nyamuk diantaranya, virus nil barat atau west nile virus, chikungunya, encephalitis, demam berdarah, yellow fever, malaria dan kaki gajah. Namun, kabar baiknya adalah jika anda melindungi diri dari gigitan nyamuk, maka Anda juga mencegah penyakit dan garukan.

Nyamuk betina memerlukan protein untuk bertelur. Mereka mendapatkannya dengan menghisap darah makhluk berdarah panas, termasuk burung, kuda, dan orang. Ketika nyamuk menggigit hewan yang terinfeksi (atau pada beberapa kasus orang yang terinfeksi) dan kemudian menggigit anda, maka nyamuk dapat menularkan penyakit ke dalam darah anda melalui air liurnya.

Hampir semua penyakit dari gigitan nyamuk memiliki gejala yang sama, yakni demam, nyeri tubuh, ruam, dan sakit kepala. Kadang-kadang gejala-gejala ini dianggap flu. Sebagian besar kasus ringan akan sembuh dengan istirahat dan waktu. Ada vaksin dan obat-obatan yang dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena beberapa penyakit ini, bahkan jika Anda digigit nyamuk.

West Nile Virus atau Virus Nil Barat

Kebanyakan orang yang terkena West Nile virus tidak mengalami gejala apapun. Sekitar 1 dari 5 penderita akan mengalami demam dan gejala flu lainnya. Rasa lemas dapat membutuhkan waktu beberapa bulan untuk sembuh. Beberapa orang dapat terkena infeksi lebih serius, yang menyebabkan pembengkakan otak, atau meningitis. Ada kemungkinan yang sangat kecil untuk meninggal akibat virus west nile ini.

WNV adalah arbovirus yang ditularkan nyamuk Culex dengan habitat awal virus adalah burung, lalu dipindahkan oleh nyamuk. WNV dapat berpindah melalui transfusi darah, transplantasi organ tubuh dan susu murni pada sejumlah kasus.

Encephalitis

Nyamuk dari genus Culex dapat menyebarkan penyakit encephalitis (radang otak). Encephalitis adalah suatu penyakit yang menyerang susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus. Ada beberapa macam encephalitis diantaranya Japanese Encephalitis dan St Louis Encephalitis. Berdasarkan penelitian tahun 1982 diketahui, vektor untuk Japanese Encephalitis adalah nyamuk Culex tritaeniorhyncus. Yaitu sejenis nyamuk Culex yang berkembang di daerah sekitar kandang ternak babi, sapi dan di sekitar sawah atau parit.

Nyamuk dapat menularkan virus yang menyebabkan peradangan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang Anda. Pembengkakan otak dengan infeksi West Nile yang serius merupakan salah satu jenis encephalitis. Salah satu jenis penyakit Encephalitis adalah Jepenese Encephalitis (JE). Encephalitis adalah suatu penyakit yang menyerang susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk genus Culex.

Dokter dapat memberikan obat untuk mengurangi demam dan sakit tenggorokan. Anda akan segera membutuhkan perawatan darurat untuk gejala-gejala berat (seperti kebingungan, kejang, dan kelemahan otot) untuk mencegah kerusakan otak dan komplikasi lain.

Virus Chikungunya

Virus chikungunya ditemukan terutama di Karibia dan Amerika Selatan, dan kini menyebar di Amerika Serikat. Chikungunya menyebabkan nyeri parah di sendi, yang dapat berlangsung beberapa minggu. Anda akan memerlukan istirahat dan cairan sampai gejalanya hilang. Dokter Anda mungkin juga menyarankan obat penghilang rasa sakit.

Sama dengan DBD, penyakit chikungunya dibawa oleh nyamuk dari genus yang sama, yaitu Aedes, tetapi jenis virusnya berbeda. Virus chikungunya termasuk arbovirus dari genus alphavirus, bentuknya bulat dikelilingi duri. Pembawa virus bisa di tubuh manusia, primata, mamalia lain, dan burung. Pengidap chikungunya biasanya merasakan adanya rasa linu di persendian semacam siku, lutut, lalu demam tinggi, dan juga muntah-muntah. Mimisan bisa terjadi pada pasien anak-anak. Daerah epidemi ditemukan di Afrika, India, Asia Tenggara, dan Filipina. Penyebaran virus chikungunya tidak ditularkan antar manusia, namun melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dengan masa inkubasi 1 – 12 hari.

Chikungunya adalah penyakit menular sejenis demam disertai nyeri otot yang bersifat epidemik dan endemic yang disebabkan oleh Alvavirus yang ditularkan oleh beberapa jenis nyamuk yaitu Ae. Aegypti, Aedes albopictus, Culex fatigans dan Mansonia sp.. Meski pun penyakit ini tidak mengakibatkan kematian, namun dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat di persendian tubuh bahkan seperti kelumpuhan dan dapat berlangsung selama 2 bulan.

Demam Berdarah

Demam Berdarah Dengaue adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus, yang ditandai demam mendadak 2-7 hari tanpa penyebab yang jelas, lemah, gelisah, nyeri ulu hati, disertai bintik perdarahan di kulit, kadang mimisan, muntah darah, bahklan dapat berakibat kematian.

Anda mungkin akan mengalami demam tinggi mendadak dan sedikit berdarah dari hidung atau gusi. Penyakit ini sangat tidak nyaman, tetapi anda mungkin tidak akan meninggal. Istirahat dan mengobati gejala adalah satu-satunya hal yang dapat anda lakukan untuk merawat demam berdarah.

Beberapa orang mengalami bentuk demam berdarah yang lebih parah, yang dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever. Jika pembuluh darah kecil menjadi bocor dan cairan mulai terkumpul di perut dan paru-paru, maka Anda segera membutuhkan perawatan medis.

Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang mengandung virus dengue dapat menyebabkan demam berdarah dengue (DBD) yang ditandai dengan demam mendadak 2-7 hari tanpa penyebab yang jelas. Tanda lainnya adalah lemah, gelisah, nyeri ulu hati, disertai bintik perdarahan di kulit, kadang mimisan, muntah darah, bahkan dapat berakibat kematian. Sasaran penderita DBD juga merata, mengena pada semua kelompok umur baik anak-anak maupun orang dewasa, baik masyarakat pedesaan maupun perkotaan, baik orang kaya maupun orang miskin, baik yang tinggal di perkampungan maupun di perumahan elite.

Yellow Fever

Kemungkinan anda terkena yellow fever adalah kecil, karena sebagian besar negara-negara di daerah tropis seperti Afrika dan Amerika memerlukan wisatawannya untuk divaksin yellow fever dahulu. Kebanyakan orang yang terkena yellow fever tidak merasakan apa-apa, tetapi beberapa mungkin merasa seperti mereka menderita flu ringan. Jika Anda mengalami gejala, Anda dapat meringankannya dengan istirahat, cairan, dan obat-obatan, walaupun Anda mungkin merasa lemah dan lelah selama beberapa bulan.

Sekitar 15% dari orang yang memiliki gejala ringan akan mengembangkan gejala-gejala parah setelah mereka mulai merasa lebih baik. Gejalanya antara lain demam tinggi, jaundice (kulit dan bagian putih mata Anda menjadi kuning), dan perdarahan. Penyakit ini dapat membuat hati dan ginjal gagal, dan hal itu bisa berakibat fatal.

Malaria

Malaria adalah penyakit gigitan nyamuk tertua, yang menyebabkan lebih dari 600.000 kematian di seluruh dunia setiap tahun. Tidak ada orang yang sakit akibat parasit malaria di Amerika Serikat sejak awal 1950-an. Tapi wabah kecil terjadi ketika orang yang terinfeksi di negara yang hangat dan basah kembali ke negara Amerika Serikat. Kasus malaria paling banyak terjadi di negara sekitar khatulistiwa seperti Afrika dan pulau-pulau tropis di Pasifik, seperti Papua Nugini.

Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit jenis Plasmodium yang ditandai demam berkala, menggigil dan berkeringat, yang ditularkan oleh nyamuk genus Anopheles, juga penyakit ini dapat berakibat kematian. Pada saat ini nyamuk penular (vektor) malaria di Indonesia yang ditemukan sebanyak 19 spesies dari genus Anopheles, yang diduga sebagai vector penular malaria ada 4 spesies (yaitu An. sundaicus, An. subpictus, An. aconitus dan An. maculatus)

Nyamuk Anopheles bisa menyebabkan penyakit malaria. Nyamuk ini suka menggigit dalam posisi menungging alias posisi badan, mulut, dan jarum yang dibenamkan ke kulit manusia dalam keadaan segaris. Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit jenis plasmodium ditandai demam berkala, menggigil dan berkeringat. Penyakit ini dapat mengakibatkan kematian bagi penderitanya.

Pada saat ini nyamuk vektor malaria di Indonesia yang ditemukan sebanyak 19 spesies dari genus Anopheles. Empat di antaranya adalah Anopheles sundaicus, Anopheles subpictus, Anapheles aconitus, dan Anopheles maculatus.

Penyakit Kaki Gajah

Selain pembawa virus dan protozoa, di Indonesia hingga saat ini telah diketahui ada 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes, dan Armigeres yang dapat berperan sebagai pembawa larva cacing yang dapat menimbulkan penyakit kaki gajah (filariasis). Nyamuk Culex fatigan, dapat menyebarkan cacing jenis Wuchereria bancrofti. Nyamuk ini yang paling sering dijumpai di rumah-rumah. Nyamuk Mansonia, nyamuk ini berada di sekitar tanaman air, misalnya eceng gondok, cacing yang disebarkannya jenis Brugia malayi. Nyamuk Aedes dan Anopheles juga dapat menyebarkan cacing filaria di desa-desa.

Filariasis (penyakit kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan cacing yang ditularkan melalui gigitan berbagai jenis nyamuk. Cacing jenis Wuchereria bancrofti yang paling sering ditemukan di negeri tropis seperti Indonesia. Kemudian ada jenis lain bernama Brugia malayi merupakan jenis endemis di daerah pedesaan di India, Asia Tenggara, daerah pantai utara China dan Korea Selatan. Dan yang terakhir jenis Brugia timori yang banyak ditemukan di daerah pedesaan di Kepulauan Timor, Flores, Alor dan Roti di Tenggara Indonesia.

Penyakit kaki gajah bersifat menahun (kronis). Apabila tidak mendapat pengobat sesegera mungkin, bisa menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Akibatnya penderita tidak dapat bekerja optimal bahkan hidupnya bergantung pada orang lain.

Seseorang dapat tertular atau terinfeksi penyakit kaki gajah apabila orang tersebut digigit nyamuk yang infektif, yaitu nyamuk yang mengandung larva stadium III (L3). Nyamuk tersebut mendapat cacing filarial kecil (mikrofilaria) sewaktu mengisap darah penderita yang mengandung mikrofilaria atau binatang reservoir yang mengandung mikrofilaria.

Siklus penularan penyakit kaki gajah ini melalui dua tahap, yaitu perkembangan dalam tubuh nyamuk (vektor) dan tahap kedua perkembangan dalam tubuh manusia (hospes) dan reservoir. Apabila pasien menderita filariasis akut akan terlihat gejala klinis berupa demam berulang-ulang selama 3–5 hari. Demam dapat hilang bila istirahat dan muncul lagi setelah bekerja berat. Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ada luka) di daerah lipatan paha, ketiak (lymphadenitis) yang tampak kemerahan, panas dan sakit.

Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan ke arah ujung (retrograde lymphangitis). Akibat seringnya menderita pembengkakan, kelenjar getah bening dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah. Terjadi pembesaran tungkai, lengan, buah dada, buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas (early lymphodema).

# diperoleh dari berbagai sumber

1,037 total views, 1 views today

Maret 9, 20161 year ago

JAUHKAN SI KECIL DARI FLU SINGAPURA

Pernahkah anda mendengar Flu Singapura ? Banyak diantara nama penyakit yang menggunakan nama negara. Seperti Wabah Athena, Flu Spanyol dan Flu Hongkong. Namun hal ini tidak selalu membuktikan bahwa negara yang di‘catut’ namanya menjadi tempat atau sumber penyakit tersebut. Beberapa diantaranya memang berasal dari negara yang bersangkutan dan ada pula mulai berkembang dinegaranya meskipun berasal dari negara lain. Seperti penyakit yang akan dibahas kali ini.

Flu Singapura dalam bahasa kedokteran, penyakit itu disebut penyakit tangan, kaki, dan mulut (PTKM). Penyakit itu tidak berasal dari Singapura, mengutip buku berjudul Mengenal Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut karya dr Sutaryo SpA, penyakit tersebut dikenal sejak tahun 1957 di Toronto, Kanada. Tahun 1980-an, penyakit itu muncul di Belanda, Amerika, Australia, Swedia, Bulgaria, Hongaria, Jepang, Hongkong, China, dan Singapura. Tahun 1997-1999, Malaysia dan Taiwan terserang, diikuti dengan wabah di Singapura pada tahun 2000.

Dalam sejarahnya, penyakit ini disebut dengan nama Flu Singapura karena pada tahun 2000-an terjadi ledakan penyakit ini di Singapura hingga lebih dari 2600 kasus, bahkan beberapa kasus mengakibatkan kematian. Nah, karena kejadian tersebut menghebohkan dunia, maka terkenallah penyakit ini dengan nama Flu Singapura.

Sedangkan Flu Singapura sendiri dalam bahasa medis dikenal sebagai Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau Penyakit Kaki, Tangan dan Mulut (PKTM). Penyakit ini umum menyerang anak-anak dan dapat dikatakan tidak berbahaya. Namun jika terjadi komplikasi, penyakit ini dapat membuat penderita meninggal dunia. Oleh karena itu kita harus tetap waspada dan jangan pernah menyepelekan suatu penyakit.

Penyebab dan Cara Penularan Flu Singapura

Penyebab Flu singapura adalah virus RNA famili Picornaviridae, Genus Enterovirus terdiri dari virus Coxsackie A, virus Coxsackie B, Echovirus dan Enterovirus. Virus Penyebab Flu Singapura tersering namun ringan adalah Coxsackie A16, sedangkan penyebab yang menimbulkan kasus berat atau berpotensi menimbulkan komplikasi hingga kematian adalah Enterovirus 71. Karena penyebabnya virus maka flu singapura ini mudah menular. Penularan penyakit ini seperti penyakit flu yaitu melalui droplet saat bersin, air liur, tinja, dan cairan dari vesikel atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung bisa melalui barang-barang yang terkontaminasi oleh cairan tersebut. Penyakit ini umumnya menyerang balita usia 2 minggu sampai 5 tahun, namun ada kasus yang terjadi pada anak hingga usia 10 tahun. Sedangkan Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus ini, namun bisa saja terjadi. Seperti infeksi virus pada umumnya, contohnya cacar air, anak yang sudah pernah terkena flu singapura akan memiliki kekebalan terhadap penyakit ini. Dengan catatan, virus strain-nya sama, tapi jika virus strainnya berbeda, anak tetap dapat terkena lagi.

Penyebab PTKM adalah virus bernama Coxsackie dan kelompok enterovirus lain. Keluarga besar enterovirus biasa hidup di enteron (usus). Virus dari usus keluar melalui tinja yang kemudian mencemari air dan makanan. Penularan dapat melalui kontak langsung dari orang ke orang melalui cipratan cairan bersin atau batuk, air liur, atau tinja. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi. Begitu masuk ke dalam tubuh, virus berkembang biak di dinding tenggorokan dan dinding usus lalu menyebar ke organ yang disasar. Virus Coxsackie dan enterovirus tertentu memilih kulit dan selaput lendir mulut sehingga biasanya tangan, kaki, dan mulut yang diserang.

Penyebab PTKM yang paling sering adalah Coxsackie A16. Gangguannya ringan sehingga pasien cukup berobat jalan. Adapun penderita yang terserang Enterovirus 71 sering kali memerlukan perawatan karena kondisinya lebih berat. Di Indonesia, menurut Tumbelaka, yang umum menyerang adalah virus Coxsackie.

Gejala dan Ciri-ciri Flu Singapura

Gejala Flu singapura biasanya akan muncul 3 sampai 6 hari setelah anak terpapar atau terkena virus. Ini disebut masa inkubasi.  Gejala dan Ciri-ciri flu singapura lainnya yakni awal mulanya anak akan mengalami demam dengan suhu tubuh 101°F (38°C) sampai 103°F (39°C) disertai rewel atau lesu terkadang disertai pilek. Pada anak diatas balita biasanya mengeluh sakit tenggorokan, pada bayi mungkin akan menolak ASI atau tidak mau minum apalagi makan lantaran sakit menelan. Kemudian satu atau dua hari berikutnya, muncul bintik-bintik merah yang kemudian menjadi luka atau lecet di mulut (bibir dan pipi bagian dalam, langit-langit dan tenggorokan) mirip sariawan kecil-kecil dan banyak. Disamping itu muncul juga ruam berupa bintik-bintik merah datar atau timbul berisi cairan (vesikel) atau lepuhan, dan terkadang pecah menjadi lecet (ulkus). Ruam atau lepuhan ini biasanya terdapat pada telapak tangan dan telapak kaki; dapat juga muncul pada lutut, siku, bokong atau daerah genital. Beberapa anak yang terinfeksi dengan virus flu singapura ini mungkin tidak mendapatkan semua gejala penyakit. Sebagian mungkin hanya mengalami ulkus mulut atau lepuhan pada kulit. Seperti halnya penyakit virus lainnya, penyakit flu singapura akan membaik sendiri tanpa pengobatan dalam kurun waktu 7-10 hari.

Cara merawat penyakit ini adalah dengan istirahat dalam jumlah cukup. Pasien umumnya akan membaik dalam waktu 7 – 10 hari. Pemberian cairan dalam jumlah cukup (dan multivitamin, jika perlu) untuk menguatkan imunitas tubuh anak. Kemungkinan dokter akan memberi antiseptik untuk daerah mulut, pereda nyeri dan demam, serta antivirus.

Beri anak cairan atau minuman dingin untuk membantu meredakan sakit tenggorokan. Minum harus banyak agar tidak terjadi dehidrasi. Jangan memberikan makanan atau minuman yang terasa asam atau pedas, kerupuk, keripik atau gorengan sejenis. Karena makanan ini bisa membuat sariawan lebih menyakitkan.

Untuk mengurangi resiko penyebaran Flu Singapura, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Mengisolasi penderita flu Singapura. Flu Singapura sangat mudah menular, oleh karena itu penderitanya disarankan untuk diisolasi hingga sembuh.
  • Membersihkan area-area yang dicurigai terkontaminasi virus. Bersihkan area-area yang dicurigai terkjontaminasi virus (pakaian, seprei, meja, peralatan makan) menggunakan air dan sabun, kemudian bersihkan lagi dengan pemutih klorin.
  • Cucilah tangan dengan bersih. Cobalah untuk mencuci tangan dengan bersih secara rutin, khususnya setelah buang air besar dan kecil, mengganti popok anak, menyiapkan makanan, dan sebelum makan.
  • Ajarkan cara menjaga kebersihan. Ajarkan pada anak bagaimana menjaga kebersihan anggota tubuhnya sendiri, sebab anak-anak di bawah 10 tahun rawan tertular flu Singapura.
  • Hindari berbagi peralatan maupun mencium anak yang sedang menderita flu Singapura.

Pencegahan Flu Singapura

Cara termudah adalah membiasakan anak mencuci tangan setiap kali dari kamar mandi, setelah bermain, dan sebelum makan. Penyakit ini juga mudah menyerang anak-anak yang kondisi tubuhnya sedang lemah. Karenanya, pastikan anak memenuhi jadwal makan hariannya dan cukup beristirahat

Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah mengganti popok dan menggunakan toilet. Rajin membersihkan benda-benda yang sering disentuh termasuk mainan anak. Menghindari kontak dekat seperti mencium, memeluk, atau berbagi peralatan makan atau cangkir dengan orang-orang yang lagi sakit flu singapura.

#diperoleh dari berbagai sumber

1,118 total views, 2 views today

Pages:12Next »