Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

SEHAT DARI POSISI TIDUR

Tidur adalah cara istirahat yang secara alami sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Aktivitas setiap hari mengharuskan seseorang untuk tidur dengan porsi yang sesuai. Untuk orang dewasa disarankan supaya mendapatkan tidur malam sebanyak 7 atau 8 jam dalam sehari, termasuk untuk memberikan kesempatan bagi beberapa hormon untuk bekerja secara maksimal. Selain dari jumlah dan waktu tidur, ternyata posisi tidur juga bisa berpengaruh bagi tubuh. Bisa jadi setelah membaca tautan ini, anda akan mengubah kebiasaan tidur dirumah.

Posisi Tidur dan Pengaruhnya Bagi Kesehatan

Tidur terlentang

Posisi tidur ini adalah posisi terbaik untuk menyeimbangkan berat badan, menjaga keselarasan organ tubuh bagian dalam, dan baik untuk mencegah sakit punggung (tulang belakang) atau leher. Hal ini karena punggung dan tulang belakang bisa didukung dengan baik oleh kasur Anda. Dalam posisi sempurna, orang akan tidur terlentang tanpa menggunakan bantal, karena hal ini membuat leher dalam posisi yang netral. Tidur terlentang dengan bantal yang terlalu tinggi bisa menyulitkan jalannya pernafasan.

Tidur dalam posisi terlentang juga bagus untuk perawatan kecantikan, terutama wanita. Hal ini karena posisi wajah yang menghadap atas akan mengurangi otot wajah yang mengendur, sehingga efek wajah keriput menjadi lebih sedikit. Wanita juga mendapat keuntungan dari posisi tidur ini, karena dukungan tubuh akan memastikan payudara tidak cepat mengendur. Namun pastikan untuk menaruh bantal di bawah lutut, untuk membantu menjaga keselarasan punggung Anda.

Untuk orang yang memiliki kecenderungan mendengkur dan sleep apnea tidak diuntungkan dengan posisi tidur terlentang. Bahkan dokter akan menyarankan untuk tidur miring bagi orang yang memiliki masalah kesehatan ini. Saat tidur terlentang, efek grafitasi akan membuat pangkal lidah turun ke saluran pernafasan, sehingga menghambat jalannya udara dan menimbulkan suara ngorok yang lebih keras.

Tidur Miring

Tidur miring dengan lutut yang ditekuk mirip posisi janin dalam kandungan, bisa mengurangi ketegangan pada punggung. Sangat penting menggunakan bantal agar untuk menjaga kepala dalam posisi netral, sehingga kepala tidak turun dan mempengaruhi tidur Anda. Keuntungan dari tidur dalam posisi miring adalah mengurangi sakit mulas dan asam lambung bagi yang memiliki masalah ini. Sebagian besar orang mengaku lebih nyaman dengan tidur miring, dengan kaki ditekuk atau lurus sejajar.

Dokter menyarankan bagi wanita yang sedang hamil untuk tidur miring ke kiri, karena dikatakan bisa meningkatkan sirkulasi darah ke jantung, yang bagus bagi kesehatan ibu dan bayi. Tidur terlentang pada saat hamil akan memberikan tekanan pada punggung bagian bawah yang bahkan dapat menyebabkan pingsan.

Masalah yang muncul dari tidur miring kekiri biasanya membuat tekanan pada perut dan paru-paru (tidur miring secara bergantian sering bisa membantu mencegahnya). Tidur meringkuk dengan lengan berada di belakang kepala adalah posisi tidur yang umum, tapi mungkin bisa mempengaruhi otot dan saraf. Menempatkan kepala atau seluruh tubuh pada satu lengan bisa membatasi aliran darah dan menekan saraf, yang bisa menghasilkan rasa sakit seperti tertusuk-tusuk atau mati rasa (kesemutan). Tidur dalam posisi ini akan menyebabkan bahu mendukung lebih banyak berat badan tubuh, yang bisa menyempitkan leher dan otot bahu.

Tidur tengkurap

Tidur dalam posisi ini akan banyak menolong untuk orang dengan masalah sleep apnea atau mendengkur. Jika Anda ingin tidur dengan posisi ini, pastikan Anda tidak memiliki sakit leher atau punggung dan gunakan bantal yang tipis atau tidak sama sekali.

Tidur telungkup secara umum dianggap sebagai posisi tidur yang paling buruk. Ini akan membuat mendatar posisi kurva yang alami pada tulang belakang, yang bisa menyebabkan sakit nyeri punggung bagian bawah. Tidur sepanjang malam dengan kepala menghadap ke satu sisi juga menganggu keselarasan tulang leher. Jika ini adalah posisi yang diinginkan, cobalah menggunakan bantal untuk secara bertahap melatih tubuh supaya bisa tidur di salah satu sisi.

Posisi ini juga bisa mengerahkan tekanan yang tidak perlu pada saraf Anda, yang akan menyebabkan kesemutan ketika Anda bangun.

Tidur Meringkuk

Posisi tidur ini menyerupai tidur menyamping, hanya saja posisi ini menyerupai janin dalam kandungan dengan lutut menekuk dan kepala mendekati dada. Anda yang sudah pernah tidur dengan posisi ini pasti akan dapat langsung merasakan salah satu efek negatifnya yaitu pegal-pegal atau sakit punggung.

Menurut Glaser, posisi tidur menyamping dengan lutut sejajar dengan pinggang dan dagu menempel pada dada, bisa membuat sendi-sendi terasa nyeri, terutama bagi mereka yang mengidap penyakit rematik. Posisi seperti ini juga membatasi pernapasan diafragma, menimbulkan kerutan dan payudara mengendur. Jika Anda suka tidur dengan posisi ini, sebaiknya jangan meringkuk terlalu ekstrem.

Setiap orang memiliki posisi tidur yang berbeda dan tidaklah jarang pertanyaan posisi tidur seperti apa yang paling tepat dan terbaik untuk kesehatan muncul di dalam benak beberapa orang. Posisi tidur yang salah akan berakibatkan sakit leher, kepala, masalah perut, dan kerutan prematur. Inilah posisi tidur paling tepat dan paling baik untuk kesehatan Anda.

Posisi Tidur untuk Ibu Hamil

Hindari Telentang

Setelah memasuki usia kehamilan trimester kedua, terutama setelah bulan kelima, ibu hamil dianjurkan untuk tidak tidur dalam posisi telentang. Tekanan pada pembuluh darah  utama dan vena cava inferior bisa meningkat bila ibu hamil tidur dalam posisi telentang. Tekanan ini bisa menghambat peredaran darah ke tubuh ibu, termasuk ke janin.

Vena cava inferior yang tertekan juga bisa memicu pembengkakan pada bagian tubuh atau edema. Vena cava inferior adalah pembuluh balik besar bawah yang terletak di belakang perut bagian bawah. Tugasnya adalah membawa darah kotor dari tubuh bagian bawah ke jantung.

Menyamping ke Kiri

Sebagian ahli menganjurkan ibu hamil untuk tidur dalam posisi menyamping ke kiri. Hal ini bertujuan memperlancar sirkulasi darah, baik yang menuju jantung maupun yang menuju ke rahim, janin, dan ginjal. Selain itu, posisi menyamping ke kiri membuat bagian abdomen atau perut lebih nyaman dan tidak menekan organ hati yang terletak di sisi kanan. Posisi tidur menyamping ke kiri juga dapat mengurangi pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, dan tangan. Hal itu karena posisi tersebut membantu ginjal bekerja lebih leluasa dalam membersihkan zat sisa dan cairan dari tubuh. Bila ginjal menahan cairan dan zat sisa, ibu hamil bisa mengalami edema.

Posisi tidur menyaming ke kiri bagi ibu hamil

Posisi tidur menyaming ke kiri bagi ibu hamil

Gunakan Bantal

Bantal dapat membantu menjadikan posisi tidur ibu hamil terasa lebih nyaman. Bila ibu hamil merasa sesak napas atau bernapas pendek, letakkan bantal di bawah sisi samping tubuh untuk menaikkan posisi dada. Bila ibu hamil merasakan sakit pada ulu hati, letakkan beberapa bantal di bagian kepala agar posisi badan bagian atas menjadi lebih tinggi. Ibu hamil bisa tidur dalam posisi setengah duduk untuk membantu asam lambung tidak naik. Sementara itu, untuk menyangga tubuh tetap dalam posisi menyamping ke kiri, Anda dapat mengganjal dengan bantal di bagian perut dan punggung. Bantal khusus ibu hamil juga bisa digunakan untuk membuat tidur menjadi lebih nyaman.

#diperoleh dari berbagai sumber

602 total views, 1 views today