Official Facebook Account of RSTDDOfficial Twitter Page of RSTDDOfficial Instagram Account of RSTDD

Gizi - RS Rumah Sehat Terpadu

Pelayanan gizi di rumah sakit  merupakan  pelayanan gizi yang disesuaikan dengan keadaan klinis pasien, status gizi, serta status metabolisme tubuhnya. Dampak gizi terhadap kesehatan seseorang juga telah banyak diketahui oleh masyarakat luas. Asupan zat gizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan, baik kelebihan maupun kekurangan zat gizi erat kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit maupun komplikasinya. Kelebihan gizi berisiko timbulnya penyakit degenerative, sementara kurang gizi berdampak terhadap timbulnya penyakit infeksi, lamanya penyembuhan dan lama hari rawat. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi dengan pemberian dukungan gizi yang tepat melalui pelayanan asuhan gizi yang berkualitas.

Kegiatan pokok pelayanan gizi di RS Rumah Sehat Terpadu terdiri dari :

1.  Asuhan gizi rawat jalan

Merupakan pelayanan gizi yang berkesinambungan dimulai dari perencanaan diet, pelaksanaan konseling diet hingga evaluasi rencana diet kepada pasien rawat jalan. Seluruh pasien yang datang ke poli gizi akan mendapatkan pelayanan yang optimal  sesuai dengan tujuan utama asuhan gizi yaitu untuk memenuhi kebutuhan zat gizi pasien secara optimal tanpa harus mengeluarkan biaya untuk memperoleh pelayanan tersebut.

2.  Asuhan gizi pasien rawat inap

Merupakan kegiatan pelayanan gizi yang berkesinambungan dimulai dari perencanaan diet hingga evaluasi rencana diet pasien di ruang rawat inap. Koordinasi yang baik antar semua bagian merupakan salah satu kunci kesuskesan pada asuhan gizi pasien rawat inap. Dokter yang memberikan diet, ahli gizi yang menerjemahkan diet tersebut menjadi makanan yang siap disajikan kepada pasien dengan bantuan seluruh unit dapur gizi, perawat yang membantu untuk memotivasi pasien untuk makan, farmasi yang membantu menyediakan formula enteral bagi pasien berkebutuhan khusus serta unit terkait lainnya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Hal inilah yang membuat program dan evaluasi yang dilaksanakan bagian gizi dapat berjalan dengan baik. Evaluasi inilah yang akan diinformasikan kembali kepada dokter, apakah diet yang diberikan dapat diterima oleh pasien atau tidak. Jika diet yang diberikan kurang diterima oleh pasien yang tergambar dari sisa makanan  pasien, maka dokter akan mengintruksikan diet kembali, sehingga asupan pasien  yang masuk dapat optimal.

3.  Penyelenggaraan Makanan

Suatu rangkaian kegiatan mulai dari perencaan menu sampai dengan pendistribusian makanan kepada konsumen, dalam rangka pencapaian status kesehatan yang optimal melalui pemberian diet yang tepat. Penyelenggaraan makanan di RS. RSTDD menggunakan sistem sentralisasi (system yang dipusatkan) dengan siklus menu 10 hari. Menu-menu yang disajikan merupakan kolaborasi antara menu-menu tradisional dengan menu yang modern.

4.  Penelitian dan pengembangan gizi

Kegiatan penelitian dan pengembangan gizi di rumah sakit  yang dilaksanakan terencana dan berkesinambungan  dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan gizi di rumah sakit.   Saat ini, penelitian gizi belum direalisasikan karena saat ini masih dalam tahp pengumpulan data-data yang nantinya akan dijadikan sebuah penelitian mengenai topik tertentu yang dapat dijadikan sebuah dasar untuk melakukan tindakan perbaikan. Sementara kegiatan pengembangan gizi telah dilakukan, yaitu  pengembangan standar resep. Pengembangan ini disesuaikan dengan permasalahan yang timbul dan harus segera ditangani demi terwujudnya pelayanan optimal kepada pasien RS. RSTDD.

 

8,561 total views, 1 views today