30 Januari 2019 Super Administrator

Musim hujan telah tiba. Selain banjir ternyata ada yang perlu diwaspadai yakni penyebaran penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) yang diakibatkan oleh virus dari gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Saat ini Desa Jampang merupakan desa yang jumlah pengidap DBDnya tertinggi untuk wilayah Kecamatan Kemang. Data ini diambil dari pasien DBD yang berasal dari Desa Jampang yang berobat ke RST Dompet Dhuafa sejak 3 bulan terakhir, dari bulan Oktober - Desember 2018.

Oleh karena itu pada hari ini (23/01) tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dalam kegiatan rutin Pojok Edukasi mengangkat tema "Waspada Demam Berdarah", dengan pemateri Ira Puspitasari dari Tim Panitia Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Tema ini diangkat karena adanya peningkatan warga yang terkena DBD terutama di wilayah Kecamatan Kemang dan Kecamatan Parung. Diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat akan lebih memahami apa itu DBD, cara mendeteksinya, penanganannya dan pencegahannya.

Berikut tampak suasana antusias dari para pasien dan keluarga pasien yang mengikuti kegiatan edukasi ini. Sebelum ditutup, tim PKRS menyampaikan pesan bahwa Demam Berdarah merupakan penyakit yang penyebarannya dapat dicegah dan pengidapnya juga dapat disembuhkan. Oleh karena itu jika anda merasakan demam yang berkepanjangan, nampak bintik-bintik merah dan merasa lemas, segera periksakan diri anda ke RST DD. Dan jangan lupa cegah DBD dengan 3M Plus, yaitu : Menguras bak mandi, Menutup semua bak penampungan air, Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas dan Plus melakukan cara pencegahan lainnya seperti: menggunakan kelambu, obat nyamuk bakar atau lotion nyamuk, menaburkan abate di bak mandi atau tempat penampungan air lainnya.